Pendidikan & Kesehatan

Kabupaten Malang Belum Lakukan PSBB

Bupati Malang, HM Sanusi

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Malang memastikan belum memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya untuk memutus rantai penyebaran wabah Covid-19.

Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan, dirinya tidak akan memberlakukan PSBB di wilayah Kabupaten Malang. Hal itu lantaran belum memenuhi kriteria sebagai daerah yang perlu diberlakukan PSBB.

“Sejak adanya Permenkes itu keluar (3 April 2020, red) kami tidak memberlakukan PSBB, karena belum memenuhi kriteria,” ungkap Sanusi saat ditemui awak media di Pendopo Agung, Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim no.7, Kota Malang, Selasa (7/4/2020).

Menurut Sanusi, di Kabupaten Malang tidak masuk kriteria karena jumlah korban meninggal akibat covid-19 hanya sedikit dan tidak terlalu signifikan, yaitu hanya 1 orang.

“Apalagi, orang yang positif korona itu jika dilacak ternyata habis dari luar daerah bukan dari Kabupaten Malang sendiri. Seperti habis berpergian dari Yogyakarta atau Surabaya. Jadi tidak memenuhi syarat untuk memberlakukan PSBB,” tegasnya.

Baca Juga:

    Sanusi melanjutkan, kepala daerah tidak boleh memberlakukan kebijakan sendiri terkait upaya memutus penyebaran covid-19.

    “Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 yang merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), kepala Daerah bisa mengajukan kebijakan wilayahnya sebagai PSBB berdasarkan beberapa kriteria,” pungkasnya. [yog/but]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar