Pendidikan & Kesehatan

Jurnalis Dapat Jatah Vaksin Gelombang ke 3, Dinkes Koordinasi Dengan PWI

Surabaya (beritajatim.com) – Jurnalis akan mendapatkan jatah vaksin pada gelombang ke tiga setelah imunisasi pada tenaga kesehatan (nakes) telah selesai dilaksanakan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Herlin Ferliana di Surabaya, Selasa (9/2/2021).

“Temen-teman media masuk kedalam kelompok ketiga. Kelompok ketiga ini nanti adalah pemberi pelayan publik. TNi, Polri, Guru, Gojek, dan mereka yang banyak melayani di umum itu akan masuk di minggu ketiga bulan Februari,” ujar Herlin.

Saat ini kelompok sasaran vaksin gelombang ketiga sedang dalam tahap pendataan. Untuk itu Herlin mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan PWI. “Saat ini koordinasi dengan PWI, untuk itu PWI mendata semua organisasi profesi wartawan agar semuanya bisa terdata,” tambahnya.

Dewan Pers pun meminta pemerintah juga melakukan vaksinasi kepada kalangan jurnalis dan keluarganya. Ketua Dewan Pers, Muh Nuh mengungkapkan awak media juga mempunyai resiko terpapar Covid 19 saat melakukan tugasnya meliput di lapangan dan bertemu dengan banyak orang.

Karena ini jurnalis diupayakan masuk tahap ke dua untuk divaksin Covid 19 setelah tenaga kesehatan. “Saya sudah bertemu dengan menteri kesehatan dan mengupayakan agar kalangan jurnalis dan keluarganya mendapat prioritas vaksin,”urainya.

Dengan demikiam diharapkan ada pelindung bagi jurnalis saat bertugas. Selain mengupayakan mendapat prioritas mendapatkan vaksin 19. Mantan Menteri Pendidikan ini juga mendorong agar junalis kembali mendapat bantuan sosial dari pemerintah melalui perpanjangan program ubah laku yang sebelumnya telah berjalan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Herlin Ferliana memaparkan media atau jurnalis akan masuk di prioritas tahap kedua yang merupakan pemberi layanan publik. “Jurnalis akan masuk pemberian vaksin tahap kedua bersam polisi, TNI, guru, gojek dan kelompok lain pemberi layanan publik,”urainya.

Dan saat ini pihaknya sedang proses pendataan jurnalis dan akan dilakukan vaksinasi pada minggu ketiga pada bulan Februari 2021. “Pendataan kami lakukan melalui organisasi profesi wartawan. Sehingga kami akan mendapatkan data valid jurnalis yang siap diberikan vaksin,”tutupnya. [adg/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar