Pendidikan & Kesehatan

Jumlah Pendonor Minim, Stok Darah di UTD PMI Bojonegoro Menipis

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jumlah pendonor darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro mengalami penurunan. Akibatnya, stok darah menipis sehingga tidak mencukupi untuk kebutuhan darah.

Penurunan jumlah pendonor ini diduga akibat mewabahnya Corona Virus Disease (Covid-19). Sebelumnya rata-rata jumlah pendonor darah sebanyak 500 per minggu, sejak adanya wabah virus corona ini hanya 200 pendonor.

Humas UTD PMI Bojonegoro Veri Suryani mengatakan, kebutuhan darah per minggu dari UTD PMI Cabang Bojonegoro rata-rata 500 hingga 550 kantong. Sementara jumlah pendonor saat ini mengalami penurunan. “Sudah dua pekan ini pendonor sepi,” ujarnya, Senin (23/3/2020).

Saat ini stok darah yang tersimpan hanya tinggal 697 kantong. Dari jumlah tersebut rinciannya, golongan darah A sebanyak 243 kantong, darah B sebanyak 269 kantong, darah AB 81 kantong serta darah O sebanyak 104 kantong.

Menurunnya jumlah pendonor juga disebabkan adanya pembatalan agenda donor darah bersama yang dilakukan komunitas masyarakat maupun instansi perkantoran. “Ada sembilan agenda donor darah bersama yang dibatalkan,” terangnya.

Pihak UTD PMI Bojonegoro mengimbau agar warga tidak takut mendonorkan darah, dengan mendatangi kantor PMI yang ada di jalan Sawunggaling Kota Bojonegoro, karena saat ini kendaraan bus donor darah keliling untuk sementara berhenti beroperasi. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar