Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Jumlah Pemakaman Covid-19 Turun, DPRD Surabaya : Sinyal Baik Menuju Zona Kuning

Surabaya (beritajatim.com) – Jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 wilayah Surabaya baik di TPU Keputih maupun TPU Babat Jerawat menunjukkan penurunan dalam sepekan terakhir. Hal ini sinkron dengan status Surabaya yang kembali ke zona oranye.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti menyebut sebelumnya pemakaman dengan protokol Covid-19 mencapai lebih dari 100 dalam sehari, kini berkurang di bawah 15 orang dalam sehari. Menurutnya ini sinyal baik untuk Surabaya menuju zona kuning.

“Kemarin pagi, saya meninjau langsung ke lokasi. Alhamdulillah, pemakaman dengan prokes Covid-19 di TPU Keputih maupun Babat Jerawat sudah jauh berkurang, tidak sampai 15 orang dalam sehari,” katanya, Senin (23/8/2021).

Namun, ia mengaku masih menyimpan duka. Saat bersepeda melintasi TPU Keputih, ia menyaksikan ribuan makam akibat keganasan Covid-19 ini. Pemandangan ini membuatnya kembali berempati atas banyaknya warga Surabaya yang kehilangan orang-orang tercinta.

“Ribuan makam ini akan menggores kenangan bahwa Surabaya pernah berduka dengan sangat dalam. Semoga ke depan tidak terjadi lagi angka kematian yang melonjak tinggi,” ujarnya.

Melawa pandemi Covid-19, diakui Reni tak bisa bila dilakukan sendiri. Perlu ada gotong royong dari seluruh elemen masyarakat. Salah satunya disiplin prokes menjadi hal yang tak boleh terputuskan.

“Sembari terus menggenjot vaksinasi guna menyukseskan 100 persen herd immunity, maka prokes 5M tidak boleh sampai kendor. Mari bangun tekad bersama membawa Surabaya menuju zona kuning. Sehingga aktivitas kembali seperti sedia kala dan sekolah tatap muka segera terlaksana,” tandasnya. (asg/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar