Pendidikan & Kesehatan

Jumlah PDP di Tuban Terus Bertambah, 7 Orang Meninggal

Tuban (beritajatim.com) – Semakin hari jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Tuban mengalami peningkatan, bahkan untuk jumlah PDP yang meninggal juga meningkat.

Jumlah toal PDP sampai saat ini 32 orang. Mereka tersebar di beberapa kecamatan. Peningkatan jumlah PDP yang sudah menjalani isolasi di rumah sakit itu terjadi sejak29 April 2020. Dari data tersebut tujuh orang yang sempat menjalani isolasi akhirnya meninggal. Hasil rapid test PDP yang meninggal itu rata-rata positif atau reaktif Covid-19.

“Hari ini terdapat seorang PDP asal Kecamatan Montong meninggal dunia. Yang bersangkutan seorang laki-laki usia 59 tahun dengan diagnosa pneumonia dan jantung. Sedangkan riwayatnya dari zona merah,” terang Hery Prasetyo, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Senin (4/5/2020).

Sebelum meninggal, pasien tersebut telah menjalani Rapid Tes dengan hasil reaktif atau positif. Namun, untuk PDP yang baru menjalani perawatan satu malam itu belum sempat dilakukan tes Swab lantaran pasien terlebih dulu meninggal.

“Pasien dilakukan isolasi di RSNU. Pemeriksaan dengan rapid test dengan hasil reaktif, namun belum dilakukan pemeriksaan Swab. Jenazah dilakukan pemulasaraan dan pemakaman sesuai dengan protokol Covid-19,” sambungnya.

Sementara, penambahan jumlah PDP pada hari ini sebanyak tiga orang. Sehingga jumlah total sebanyak 32 PDP. Dari jumlah tersebut sebanyak 8 orang pasien sembuh, 7 meninggal dunia dan sisanya masih dalam perawatan dan isolasi.

PDP tersebut berasal dari 10 kecamatan, yakni Tuban, Semanding, Montong, Senori, Jenu, Merakurak, Palang, Tambakboyo, Grabagan dan Kecamatan Plumpang. Sedangkan sampai saat ini untuk jumlah warga yang telah dinyatakan positif virus corona sebanyak 4 orang dengan satu korban meninggal. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar