Pendidikan & Kesehatan

Jumlah ODR, ODP dan PDP di Gresik Naik Lagi

Ketua Satgas Pencegahan Covid-19 Gresik, Nadlif (kiri) dan Sekretaris Satgas drg Saifuddin Ghozali (kanan) saat Memberikan Keterangan kepada Wartawan

Gresik (beritajatim.com) – Jumlah Orang Dengan Resiko (ODR), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di wilayah Kabupaten Gresik terus naik.

Berdasarkan catatan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gresik per 24 Maret 2020. Jumlah ODR ada 663, ODP 40 orang, dan 9 orang masuk kategori PDP.

“Terkait dengan kenaikan tersebut. Rumah sakit Insya Allah siap. Ada 18 rumah sakit untuk ODP dan di RSUD Ibnu Sina ruang isolasinya sudah kami siapkan,” ujar Sekretaris Satgas Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) drg Saifuddin Ghozali,” ujarnya.

Secara terpisah, terkait dengan penetapan status gawat darurat. Kabag Humas Pemkab Gresik Reza Palevi menuturkan, mulai besok jalan raya disemprot oleh petugas. Penyemprotan dimulai di jalan area Bunder hingga dilanjutkan sampai masuk kota. “Rencananya begitu, tinggal melihat cairannya kalau masih banyak lanjut ke kota,” tuturnya.

Selain dari Pemkab, Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Gresik kerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik juga melakukan penyemprotan desinfektan di area Makam Sunan Giri mulai dari parkiran hingga pendopo makam disemprot.

Ada lima personil dibantu PWI Gresik serta anggota Koramil Kebomas. Kepala Cabang YDSF Gresik Aries Munandar mengatakan pihaknya turut mendukung langkah pemerintah dalam mencegah persebaran virus corona. “Sebelum ke makam ini tadi, sudah ada sejumlah tempat juga kami semprot,” ucapnya.

Ketua PWI Gresik M Sholahuddin mengapresiasi langkah YDSF turut terjun mencegah persebaran virus corona yang menjadi perhatian seluruh dunia. Sebagai masyarakat pihaknya menghimbau agar turut mendukung langkah pemerintah dalam melakukan pencegahan. “Ikuti anjuran pemerintah dengan social distancing agar menekan resiko persebaran virus. Gresik dekat dengan Surabaya, harus tetap waspada dengan menghindari keramaian,” pungkasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar