Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Jombang PPKM Level 1, Disiplin Prokes Tetap Diutamakan

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno

Jombang (beritajatim.com) – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meminta masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan (prokes), walaupun saat ini Jombang masuk PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 1.

“Penurunan dari level 2 menjadi level 1 untuk Jombang ini berdasarkan Istruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 60 tahun 2021 tertanggal 16 November 2021. Namun demkian kami meminta masyarakat tidak lengah dalam penerapan prokes. Karena hal itu untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno, Selasa (16/11/2021).

Budi menjelaskan, ada beberapa indikator berkaitan dengan turunnya status ini. Salah satunya adalah capaian vaksinasi lansia (lanjut usia) yang sudah memenuhi target, yakni sebesar 60 persen. “Tentunya, ada indikator-indikator lainnya,” kata Budi yang juga Kepala Dinas Kominfo Jombang ini.

Karena masuk PPKM level 1, lanjut Budi, maka ada beberapa kelonggaran. Semisal, kegiatan yang berpontensi menimbulkan kerumunan, maskimal dihadiri 75 persen dari kapasitas. “Namun sekali lagi, harus tetap mengutamakam prokes. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Selasa (16/11/2021), Covid-19 di Kota Santri hanya menyisakan 6 kasus aktif. Rinciannya, 3 orang dirawat di rumah sakit, 3 orang menjalani isolasi mandiri.

Melandainya kasus Covid-19 tersebut juga terlihat dari 21 kecamatan di Jombang. Dari jumlah itu, hanya empat kecamatan berstatus zona kuning, yakni Plandaan, Ploso, Tembelang, dan Kecamatan Jogoroto. Sedangkan 17 kecamatan lainnya masuk zona hijau atau nihil kasus Covid-19. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar