Pendidikan & Kesehatan

Jika Swabnya Positif, OTG di Ponorogo ini Berpotensi Jadi Klaster Penularan Baru

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni

Ponorogo (beritajatim.com) – Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo kini harap-harap cemas, gegara ada satu orang tanpa gejala (OTG) di Desa Pagerukir Kecamatan Sampung  saat menjalani rapid test hasilnya reaktif.

Mendapati hasil tersebut, OTG berjenis kelamin laki-laki itu langsung dilakukan Swab.

“Saat ini kami masih menunggu hasil Swabnya,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Jumat (8/4/2020).

Ipong menceritakan bahwa OTG ini merupakan warga Ponorogo yang ber-KTP Depok. Dia berada di bumi reyog sudah 2 bulan yang lalu. Saat pulang dulu juga sudah diperiksa dan hasilnya sehat, tidak menunjukkan gejala.

Nah, Dia menjalani rapid test itu, karena mengajukan surat keterangan sehat di RSU Aisyiyah. Tahu hasil rapid testnya reaktif, pihak rumah sakit kemudian langsung melaporkan ke satgas penanggulangan covid-19 Ponorogo.

“Dia mencari surat keterangan sehat itu, karena mau bekerja ke Papua,” katanya.

Ipong berharap, Swab OTG Pagerukir ini hasilnya negatif. Jika hasilnya positif, bisa dikatakan ada kluster penularan baru di Ponorogo.

Hingga saat ini, satgas mencapat ada 3 kluster penularan di bumi reyog. Yakni kluster asrama haji Sukolilo Surabaya, kluster Jakarta dan kluster Temboro.

Lebih lanjut, kata Ipong satgas bergerak cepat untuk melakukan kontak tracing terhadap OTG itu dengan orang-orang yang berinteraksi dengannya. Hasilnya, ada 14 orang yang melakukan kontak erat. Jumlah tersebut, tidak menutuo kemungkinan akan dikembangkan oleh satgas.

“Semoga Swab OTG ini hasilnya negatif. Berpotensi ada kluster penularan baru jika hasil Swabnya positif,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar