Pendidikan & Kesehatan

Jelang Libur Nataru, Pemkab Malang Sediakan 3600 Test Rapid Antigen 

Malang (beritajatim.com) – Sedikitnya 3.600 Rapid Test Antigen akan disediakan Pemerintah Kabupaten Malang jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Rapid Antigen ini,  menjadi kesepakatan Pemkab Malang bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang serta Komandan Distrik Militer (Dandim) 0818, Letkol Inf Yusub Dodi Sandra, Senin (21/12/2020).

Dipastikan bagi pendatang ataupun orang yang keluar Kabupaten Malang nantinya,  wajib membawa surat keterangan telah melakukan Rapid Test Antigen.

Pandemi covid 19 yang hingga kini masih membuat seluruh masyarakat waspada, maka Pemkab Malang telah menyediakan sebanyak 3600 rapid antigen bersama Dinas Kesehatan.

“Ini akan diberlakukan secara acak di seluruh Kabupaten Malang. Total tersedia untuk Libur Nataru tahun ini sebanyak 3.600 Rapid Antigen. Maka apabila ditemui wisatawan dari luar Kabupaten Malang yang tidak membawa surat keterangan telah lakukan Rapid Antigen, akan dilaksanakan test di tempat,” ungkap Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Letkol Inf Yusub Dodi Sandra, Senin (21/12/2020).

Kata Letkol Yusub, apabila diketahui hasil rapid antigen positif, maka wisatawan tersebut disarankan untuk pulang atau tidak memasuki Kabupaten Malang.

Rapid Test Antigen ini nantinya, akan dilakukan secara acak mulai hari ini Senin (21/12/2020) dengan melibatkan Polres Malang dan Kodim 0818. Hal itu juga akan dibarengi operasi Yustisi pencegahan penyebaran Covid-19 serta akan melakukan Tipiring atau Tindak Pidana Ringan bagi yang melanggar aturan.

Sementara surat keterangan hasil Rapid Antigen, akan berlaku selama 7 hari. Seluruh kegiatan Rapid Antigen tersebut akan dipantau langsung petugas TNI/Polri yang akan stand by di seluruh pusat atau tempat keramaian.

“Kita kerahkan petugas di tempat yang biasanya ada kerumunan seperti tempat wisata, mall, pertigaan jalan raya yang ramai, exit tol dan jalan umum dengan jumlah petugas yang sudah kami kerahkan menyesuaikan luas wilayah Kabupaten Malang,” pungkas Letkol Yusub. (yog/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar