Pendidikan & Kesehatan

Jelang Lebaran, Warga Gresik yang Terpapar Covid-19 Jadi 96 Orang

Gresik (beritajatim.com) – H-3 menjelang Lebaran. Warga Gresik yang terpapar Covid-19 malah bertambah menjadi 96 orang. Adanya tambahan 27 orang berasal dari delapan kecamatan, satu di antaranya meninggal dunia.

Tambahan terbanyak berasal dari Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Sementara kasus positif meninggal dunia dari Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Saat meninggal, pasien yang bersangkutan masih berstatus PDP karena menunggu hasil swab.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali menjelaskan, tambahan 27 positif itu berasal dari klaster Surabaya, klaster Sampoerna, klaster pedagang ayam Sidowungu, dan klaster Pabean, Surabaya.

Menurut Ghozali, tambahan kasus dalam jumlah besar ini karena upaya dalam menyelesaikan klaster-klaster besar di Gresik.

“Beberapa hari terakhir kami memang melakukan tes di beberapa klaster dalam jumlah besar. Artinya, dari klaster ini semoga sudah berhenti dan terselesaikan,” ujarnya, Kamis (21/05/2020).

Ia menambahkan, kendati ada tambahan yang sangat pihaknya terus mengantisipasi dengan melakukan tracing kepada yang bersangkutan.

“Setelah ini kami prediksi kasus mulai melandai. Mari kita jaga bersama-sama dengan mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan psysical distancing,” imbuhnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar