Pendidikan & Kesehatan

Jelang Bulan Ramadan, Kiai Gontor Rilis Lagu Akankah Dunia Rela

Salah satu poster lagu dari Kiai Gontor yang berjudul Akankah Dunia Rela (foto/Media Center PMDG)

Ponorogo (beritajatim.com) – Salah satu pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH Hasan Abdullah Sahal, kembali merilis sebuah lagu. Lagu baru itu diberi judul Akankah Dunia Rela. Lagu tersebut merupakan refleksi atas berbagai fenomena dunia yang terjadi saat ini.

Sesuai rilis yang diterima oleh beritajatim.com, lagu Akankah Dunia Rela ini merupakan bagian kedua dari Kembalilah Trilogy. Sebelumnya, poster hingga info tentang lagu ini telah viral di berbagai sosial media. Sebab, kuatnya pesan yang terkandung di dalam lagu ini.

Pesan dalam lagu Akankah Dunia Rela ini, mengajak manusia untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah diterima, meninggalkan segala kejahatan, kezhaliman, maksiat dan dosa, serta memperbanyak berbuat kebaikan di muka bumi. “Produksi lagu dan video klip lagu ini melibatkan berbagai elemen dari berbagai kota serta negara,” Kata Kiai Hasan Abdullah Sahal, Jumat (19/3/2021).

Kiai Hasan mengungkapkan lagu ini seolah mengajak pada semua untuk menyatukan langkah. Satu langkah untuk bersama menghadapi tantangan global yang kita hadapi saat ini. Bulan Ramadan yang kian dekat ini, lagu ini sekaligus menjadi bahan renungan untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ia menyebut dengan momen puasa yang penuh pintu rahmat-Nya dan diikuti dengan perenungan atas nikmat-Nya, pesan dalam lagu ini diharapkan bisa menjadikan batu loncatan bagi semua untuk meninggalkan kekhilafan yang selama ini telah dilakukan.

“Lagu Akankah Dunia Rela ini diharapkan bisa menjadi bahan perenungan untuk meninggalkan kekhilafan. Baik kekhilafan yang disengaja maupun tidak sengaja, dan bisa kembali kepada fitrah penciptaan manusia,” pungkasnya. (end/kun)

Berikut Lirik dari lagu tersebut:

Bumi perputar pada porosnya
Pagi dan petang pun silih berganti
Semua berjalan dengan sempurna
Taat dan patuh pada Sang Pencipta

Pantaskah manusia ingkar akan fitrahnya
Tiada taat dan patuh kepadaNya

Reff
Akankah dunia rela
Atas mungkarnya manusia
Tidakkah ada rasa takut di jiwa
Mengapa lisan berdusta mengingkari nuraninya
Tidakkah ada kejujuran di jiwa

Umat manusia diciptakanNya
Sebagai makhluk yang paling sempurna
Namun nyatanya keangkuhan ada
Kerusakan pun kerana ulahnya

Pantaskah manusia ingkar akan fitrahnya
Tiada taat dan patuh kepadaNya

Reff

Akankah dunia rela
Atas mungkarnya manusia
Tidakkah ada rasa takut di jiwa
Mengapa lisan berdusta mengingkari nuraninya
Tidakkah ada kejujuran di jiwa

Bumi seakan tak rela
Diguncangkanlah tanahnya
Lautpun luapkan semua amarahnya
Gunung seakan tak rela
Berapi menahan murka
Angin hempaskan segala angkara murka…

Nyatakan kebenaran jangan membenarkan kenyataan
Yakinlah pasti akan ada cahya penerang
Semoga perlindungan ampunan serta hidayahNya
Selalu terlimpah untuk kita
Selalu terlimpah selamanya…



Apa Reaksi Anda?

Komentar