Pendidikan & Kesehatan

Januari 2020, Dinkes Ponorogo: Penderita DBD 4 Orang

Kasi Pemberantasan Penyakit Dinkes Ponorogo Edi Kusnanto (foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) pada bulan Januari tahun 2020 ini turun signifikan jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu. Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, jumlahnya hanya 4 penderita. Angka itu jauh menurun pada tahun lalu, pada masa KLB yang mencapai 806 penderita.

“Kalau DBD sesuai ketentuan dari WHO masih 4 penderita, sedangkan saat ini kebanyakan itu mengalami demam dengue (DD) atau tifus, belum mengalami DBD,” kata Kasi Pemberantasan Penyakit Dinkes Ponorogo Edi Kusnanto, saat ditemui beritajatim.com di kantornya, Rabu (15/1/2020).

Dia menjelaskan pasien bisa dikatakan DBD itu, selain ada penurunan trombosit hingga dibawah 100 ribu, juga dilihat hematokritnya masih dalam tahap normal atau tidak. Jika hematokrit normal dan trombosit turun belum bisa dikatakan DBD, namun masih DD. “Jadi ini yang harus digaris bawahi, jika trombosit turun itu belum bisa dikatakan DBD, bisa jadi masih DD,” katanya.

Meski tahun ini penurunannya sangat signifikan, namun Dinkes Ponorogo kata Edi tidak boleh lengah. Pihakanya tetap menginstruksikan petugas kesehatan di wilayah Ponorogo untuk mensosialisasikan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) kepada masyarakat.

Selain itu diharapkan untuk bisa berinovasi untuk bisa mencegah wabah DBD tersebut. Seperti memelihara ikan cupang dan tidur memakai kelambu. “Apapun usaha untuk bisa mencegah terjadinya DBD, semua akan kita lakukan dan upayakan,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar