Pendidikan & Kesehatan

Jangan Mudah Share Info Virus Corona di Media Sosial

Ilustrasi virus corona

Surabaya (beritajatim.com) – Semua orang harus berusaha mengikuti informasi perkembangan tentang penyakit virus corona COVID-19. Anda dapat menyebar informasi yang bermafaat pada keluarga dan tetangga. Tetapi, carilah informasi dari sumber terpercaya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dalam laman resminya menjelaskan bahwa virus ini telah menyebar ke lebih dari 110 negara sejak Desember 2019. Negara-negara yang memiliki banyak kasus telah mengeluarkan regulasi-regulasi baru untuk menghentikan penyebaran virus dan mengatasi KLB (Kejadian Luar Biasa).

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona jenis baru dan para ahli di Indonesia dan global masih terus meneliti sejauh mana keganasan dan tingkat penyebarannya. Informasi berubah cepat dan banyak informasi salah beredar di masyarakat, terlebih lagi di media sosial.

Penting untuk terus mengikuti pemberitaan terbaru COVID-19 dan jangan terperangkap dalam berita hoaks atau informasi yang salah. Jangan mudah share atau membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya. Informasi yang Anda share justru akan membuat kepanikan dan itu menambah masalah.

Cara termudah memilah informasi adalah melihat sumber asalnya. Jika sumbernya berasal dari televisi maupun media online mainstream, informasi tersebut layak untuk dipercaya. Tetapi kalau masih berasal dari media sosial, semisal youtube, whatsapp, facebook, atau twitter netizen, itu masih perlu diklarifikasi lagi.

Kadang kala informasi tampak meyakinkan. Mengambil narasumber dari Kementrian, dari Kadinkes, dari Pemkot, atau dari kepolisian. Tetapi ternyata setelah diperiksa di media mainstream, info tersebut tidak ada. Maka hampir bisa dipastikan, informasi tersebut hoaks. [but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar