Pendidikan & Kesehatan

Jaga Standarisasi dan Mutu, Dindik Ponorogo Sediakan Bank Soal untuk Ujian Sekolah

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo Soiran (foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Tahun ini kelulusan peserta didik tidak ditentukan dengan ujian nasional (UN). Hal itu sesuai surat edaran (SE) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) nomor 1 tahun 2021 memang meniadakan ujian nasional. Sehingga tahun 2021, peserta didik bakal dipastikan lulus apabila menyelesaikan seluruh program di masa pandemi Covid-19. Atau kelulusan siswa sekarang ditentukan oleh satuan pendidikan atau sekolah.

“Tahun ini tidak ada ujian nasional, kelulusan peserta didik ditentukan oleh masing-masing sekolah yang bersangkutan,” kata Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo Soiran, Senin (15/2/2021).

Ketentuan dari satuan pendidikan meliputi siswa menyelesaikan seluruh program di masa pandemi Covid-19. Sikap dan perilakunya baik dan mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh sekolah. Sementara untuk soal ujian sekolah, diambilkan dari bank soal yang sebelumnya dibuat oleh
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

“Pembuatan soal sebenarnya kewenangan sekolah. Namun berdasarkan komunikasi dan kordinasi dengan MKKS dan MGMP, untuk menjaga standarisasi dan mutu pendidikan, mereka yang membuat bank soal dan disebarkan ke sekolah-sekolah,” katanya.

Pelaksanaan ujian sekolah ini, nantinya tergantung dari situasi dan kondisi sekolah tersebut. Artinya bisa dilakukan melalui dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring). Namun, Soiran menggarisbawahi bahwa ujian sekolah ini tidak menjadi pedoman untuk melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya. Baik dari SD ke SMP atau SMP ke SMA.

“Jadi hasil ujian sekolah ini tidak bisa dijadikan pedoman untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” katanya.

Soeran menambahkan, penerimaan peserta didik melalui zonasi, afirmasi, perpindahan kerja orang tua dan prestasi. Baik itu prestasi akademik maupun non akademik.

“Yang prestasi akademik misalnya lewat rata-rata rapor 5 semester terakhir. Sedangkan untuk prestasi non akademik bisa dari penghargaan juara lomba atau dibidang olahraga,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar