Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Isoter Langkah Tekan Penyebaran Covid-19 di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, menerapkan kebijakan isolasi terpusat (isoter) dari status isolasi mandiri (isoman) guna menekan angka penyebaran Coronavirus Disease 2019.

Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut sekaligus meneruskan instruksi pemerintah pusat, guna menjaga aspek kesehatan masyarakat secara umum, khususnya masyarakat di kabupaten Pamekasan.

“Saat ini Pamekasan tengah dalam tahap PPKM (Perlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3 dengan status zona orange. Sehingga dibutuhkan upaya yang lebih strategis, sinergis dan terintegrasi agar dapat meminimalisir penyebaran Covid-19,” kata Bupati Badrut Tamam, Kamis (19/8/2021).

Karena itu, pihaknya melibatkan sejumlah instansi terkait di Pamekasan, guna menekan kondisi pandemi. Semisal TNI-Polri, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol-PP, serta para Camat di 13 kecamatan berbeda di wilayah setempat.

“Kami akan terus berupaya menekan penyebaran Covid-19, Alhamdulillah berkat solidaritas kita, kerja keras kita dan tentunya Ridha dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Beberapa upaya yang kami lakukan sedikit demi sedikit sudah menunjukkan tanda membaik,” ungkapnya.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam meminimalisir angka penyebaran Covid-19, di antaranya dengan meningkatkan intensitas edukasi dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan. “Edukasi dan sosialisasi membudayakan protokol kesehatan 3M dan 3T terus kita lakukan, termasuk program vaksinasi,” jelasnya.

“Tidak kalah penting dari hal itu, kami juga memberikan perlakuan khusus bagi warga yang dinyatakan positif sekalipun tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit atau yang biasa disebut OTG (Orang Tanpa Gejala),” sambung Mas Tamam.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan proses pemulihan pasien positif Covid-19 diharapkan dapat terpantau dengan baik sehingga tidak menular kepada warga lainnya. “Dari itu, adanya lokasi isolasi terpusat ini sangat penting sebagai langkah memutus penyebaran Covid-19,” tegasnya.

“Adanya instruksi isoman ke isoter bukan perkara mudah bagi pelaksana di lapangan, karena akan berhadapan dengan beberapa fenomena yang berbeda. Namun hal itu harus dilakukan demi kesehatan masyarakat Pamekasan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kebijakan isolasi terpusat (isoter) dari status isolasi mandiri (isoman) dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19. Secara pasti ditandai melalui Apel Pasukan yang digelar di Lapangan Nagara Bhakti Kompleks Mandhapa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Rabu (18/8/2021) kemarin. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati