Pendidikan & Kesehatan

Isolasi 10 Hari, Nakes RSUD Jombang Meninggal

Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran

Jombang (beritajatim.com) – Seorang tenaga kesehatan (nakes) RSUD Jombang meninggal akibat terpapar Covid-19. Sebelumnya, perawat rumah sakit berinisial KS (31) ini menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Jombang selama 10 hari.

Demikian ditegaskan Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran, Senin (2/11/2020). “Tenaga kesehatan RSUD Jombang itu meninggal kemarin. Hasil uji swab positif Covid-19,” kata Pudji ketika dikonfirmasi terkait meninggalnya nakes tersebut.

Pudji menjelaskan, nakes yang meninggal itu adalah seorang perawat yang bertugas di kamar operasi IGD (Instalasi Gawat Darurat). KS mengalami gejala klinis mulai 22 Oktober 2020. Suhu tubuh KS terus meninggi. Hingga akhirnya yang bersangkutan menjalani perawatan di ruang observasi.

Dalam pemeriksaan, KS dinyatakan masih non-reaktif. Namun demikian, kondisi pasien terus memburuk. Sehingga pihak RSUD melakukan uji swab yang hasilnya positif. Sejak itu KS dipindahkan ke ruang isolasi.

“Namun dalam perjalanan, paru-parunya terus memburuk. Hasil rontgen radiologi menunjukka kerusakan paru-paru yang cukup parah. Nah, pada Minggu pagi, KS mengembuskan nafas terakhir,” kata Pudji.

Pudji memastikan, KS tertular Covid-19 dari luar lingkungan RSUD Jombang. Pasalnya, yang bersangkutan juga memiliki aktifitas di luar. Yakni, memiliki usaha toko kelontong di rumahnya. Nah, selama ini KS sering ke pasar untuk kulakan dagangan.

“Kami juga melakukan tracing. Hasilnya, yang bersangkutan bukan tertular dari lingkungan RSUD Jombang. Namun tertular dari luar,” kata Pudji Umbaran sembari mengatakan bahwa KS adalah satu-satunya nakes RSUD Jombang yang meninggal karena terpapar Covid-19.

Sementara itu, berdasarkan data di laman Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang per 1 November 2020, ada penambahkan empat pasien positif Covid. Dengan begitu jumlah kumulatif pasien positif tembus 1.187 orang.

Dari jumlah itu, 983 pasien dinyatakan sembuh, 100 orang dirawat, dan 104 pasien meninggal. “Kita pastikab bahwa pandemi Covid belum usai. Makanya, tetap patuhi protokol kesehatan. Tetap patuhi 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan),” pungkas Pudji. [suf/but]

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar