Pendidikan & Kesehatan

Islamic Centre Pamekasan Disiapkan sebagai Ruang Observasi Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyiapkan Gedung Islamic Centre di Jl Raya Panglegur KM 3 Tlanakan, sebagai ruang observasi bagi pasien yang terjangkit wabah virus corona alias Covid-19.

Ruang observasi bagi pasien Covid-19 tersebut, bakal dipusatkan di lantai dua gedung Islamic Centre. Sekaligus bakal dijadikan sebagai lokasi refresentatif guna memotivasi para pasien agar segera sembuh dan pulih dari wabah virus mematikan.

“Covid-19 ini peristiwa kemanusiaan dan menjadi duka bagi nilai kemanusiaan, tempat ini (Islamic Centre) sangat referesentatif untuk kita jadikan upaya menghormati nilai kemanusiaan dengan memberikan layanan kesehatan yang pantas, profesional, cepat dan ekselen,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Kamis (14/5/2020).

Ruang observasi tersebut merupakan ruang yang disiapkan untuk orang yang berstatus ODP maupun PDP katagori ringan. “Selama berada di ruangan ini, mereka juga didampingi dokter maupun tim medis lainnya. Apalagi di ruangan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk fasilitas komunikasi maupun hiburan,” ungkapnya.

“Tercatat ada sebanyak 30 set yang disediakan untuk ruang observasi, karena selama ini asumsinya masyarakat kalau sudah masuk rumah sakit kayaknya ngeri. Sehingga tempat yang menyenangkan dengan fasilitas wifi hingga televisi dapat memotivasi pasien untuk sembuh,” imbuhnya.

Lebih lanjut ditegaskan, upaya tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif dengan kenungkinan terburuk. Sekalipun pihaknya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir dalam waktu relatif singkat. “Rencananya ruang observasi ini secara efektif mulai digunakan pekan depan,” tegasnya.

“Jadi langkah ini kita lakukan untuk menjaga berbagai kemungkinan, dan kami berharap pada Juni 2020 pendemi ini sudah selesai. Artinya cadangan (ruang observasi) ini sebagai upaya untuk menjaga berbagai kemungkinan terburuk,” jelas pria yang juga tercatat sebagai Ketua Tim Satgas Covid-19 Pamekasan.

Selain itu pihaknya menilai secara umum penanganan kasus Covid-19 di Pamekasan, berjalan bagus. Sebab dari total 10 pasien yang dinyatakan positif Covid-19, tujuh di antaranya dinyatakan sembuh. Sehingga hanya tersisa tiga orang yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, bahkan kondisi ketiganya juga terus membaik dan diprediksi sembuh dalam waktu dekat.

“Termasuk juga untuk status ODR yang mengalami penurunan sangat signifikan, dari semula mencapai angka hingga 7 ribuan dan saat ini sudah tinggal ratusan (532 orang). Hal ini menandakan partisipasi masyarakat sudah bagus, karena kalau ODR naik dan menjadi ODP maupun PDP berarti tidak efektif. Jadi isolasi mandiri di rumah itu efektif,” pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e juga menyampaikan jika pemkab Pamekasan juga menyiapkan lokasi berbeda selain Gedung Islamic Centre, yakni di Asri Homestay di Jl Pangeran Trunojoyo. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif dari berbagai kemungkinan terburuk. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar