Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Investree Bantu Oksigen Konsentrator bagi RS yang Membutuhkan

Jakarta (beritajatim.com) – Pionir fintech lending Investree semakin memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui aksi kemanusiaan dan filantropi. Pada Agustus lalu, Investree berdonasi dan bertandem dengan Kitabisa.com dan Oxygen for Indonesia untuk menyediakan oksigen konsentrator dan generator bagi rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan.

Baru-baru ini, masih di bawah bendera program CSR “TreeCare” Investree kembali memberikan donasi sebesar Rp 254 juta kepada Yayasan Ksatria Medika Airlangga yang merupakan pemilik dan pengelola Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) pada 6 Oktober lalu.

Donasi ini akan digunakan oleh Yayasan Ksatria Medika Airlangga untuk mendukung program Madura Sadar Covid-19 (Marco-19) 2021/2022 terutama dari segi pemenuhan bahan bakar kapal. Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan medis lainnya seperti pembelian oximeter, termometer, dan oksigen konsentrator untuk mempercepat pemulihan pandemi.

Co-Founder dan Komisaris Investree, Amiruddin, mengatakan, kemitraan yang Investree jalin dengan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) telah berlangsung sejak lama tidak lama setelah Investree resmi berdiri, tepatnya pada awal 2018. Sehingga memang hubungan yang terbangun di sini sudah ‘sedalam’ itu.

“Salah satunya sekarang di mana pemberian donasi ini kami niatkan untuk mendukung peningkatan kesadaran akan pentingnya vaksinasi di Kepulauan Madura melalui program Marco-19 yang dilakukan RSTKA sehingga dunia dapat segera pulih,” ujar Amiruddin dalam pernyataan tertulisnya, Senin (18/10/2021).

Direktur RSTKA, dr Agus Harianto SpB (K) menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kerja sama antara Yayasan Ksatria Medika Airlangga dan Investree yang dibangun di atas komitmen bersama untuk menumbuhkan taraf hidup masyarakat dari aspek kesehatan. Seperti yang kita tahu, Kabupaten Sumenep termasuk kepulauan Madura memiliki tingkat vaksinasi yang rendah di Jawa Timur.

“Marco-19 diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di sana terhadap bahaya Covid-19 dan pentingnya mendapatkan vaksinasi sesegera mungkin,” katanya. [hen/ribut]


Apa Reaksi Anda?

Komentar