Pendidikan & Kesehatan

Inilah Sanksi Bagi Warga Tak Pakai Masker

Petugas dari satpol PP mendata warga yang terjaring operasi yustisi. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Tim gabungan dari Polres Ponorogo, Kodim 0802, Kejaksaan Negeri Ponorogo, Pengadilan Negeri, Satpol PP, Dishub dan BPBD Ponorogo menggelar operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19. Operasi ini digelar pada Senin (14/9/2020) sore di depan sub terminal Tambakbayan. Operasi itu menyasar kepada pengguna jalan yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yakni memakai masker.

“Pelanggar yang terjaring di operasi ini, langsung dilakukan sidang di tempat,” kata Kapolres Ponorogo AKBP. Muchammad Nur Azis, Senin sore.

Pelaksanaan operasi yustisi ini, kata Azis merupakan implementasi dari Inpres nomor 6 tahun 2020, dan Perbup nomor 109 tahun 2020. Dari Perbup itu sudah ada sanksi yang mengatur bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Yakni, hukuman teguran, sosial, dan denda. Denda disini, kata Dia untuk perseorangan yang melanggar dendanya sebesar uang Rp 50 ribu. Kalau untuk tempat usaha sebesar Rp 500 ribu. Dan untuk kerumunan massa bisa dibubarkan.

“Operasi ini akan rutin kita gelar ke depannya. Untuk pembelajaran dan efek jera bagi masyarakat supaya mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Dalam operasi kali ini, sanksi yang diberikan berbeda-beda, tergantung keyakinan dari hakim yang langsung melakukan sidang di tempat. Yang membedakan, Azis mencontohkan jika pelanggar itu sebenarnya membawa masker, namun tidak dipakai, mungkin sanksi yang diberikan kerja sosial. Sedangkan bagi pelanggar yang benar-benar tidak memakaindan membawa masker, hakim memutuskan untuk denda uang Rp 50 ribu.

“Perbedaan sanksinya disitu, ada yang ditegur, kerja sosial hingga denda uang Rp 50 ribu bagi mereka yang tidak membawa dan memakai masker,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Suko Kartono menyebut jika razia pengendara yang tidak memakai masker ini sudah lama. Dulu masih sebatas teguran lisan. Namun, petugas baru menerapkan sanksi kira-kira sudah mulai dua minggu terakhir.

“Ya baru dua minggu ini, kami menerapkan sanksinya. Sebelumnya kami mengadakan razia, masih melakukan teguran,” kata Suko.

Dalam dua minggu ini, setidaknya ada 31 orang yang sudak kena sanksi. Sebab saat terjaring razia mereka tidak memakai masker. Sanksi yang diberikan kepada 31 pelanggar itu, kata Suko adalah denda uang sebesar Rp 50 ribu.

“Bukti pembayaran itulah yang digunakan untuk mengambil KTP yang kami sita pada saat terjaring razia tersebut,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar