Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Inilah Komitmen Rektor IAIN Madura

Rektor IAIN Madura, Dr Saiful Hadi (kiri) berpose bersama civitas akademika di sela pelaksanaan pelantikan 19 pejabat di struktural, Rabu (8/6/2022).

Pamekasan (beritajatim.com) – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, Dr Saiful Hadi menyatakan komitmen menjalankan beberapa program yang akan dicanangkan pada masa kepemimpinanya, yakni Tahun Akademik 2022/2026.

Hal tersebut disampaikan disela pelantikan 19 pejabat di struktural, termasuk tiga wakil rektor di lingkungan Perguruan Tinggi yang beralamat di Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan, Pamekasan, Rabu (8/6/2022). Khususnya pasca serah terima jabatan pimpinan yang sudah dilakukan pada Senin (9/5/2022) lalu.

“Kedepan kami memiliki beberapa komitmen yang harus dijalankan, pertama program moderasi beragama. Program ini akan kita jalankan pada tahun (2022) ini, IAIN Madura akan melakukan moderasi beragama dengan membidik kalangan milenial,” kata Dr Saiful Hadi.


Komitmen serupa juga untuk melanjutkan tugas yang belum selesai pada masa kepemimpinan sebelumnya, yakni upaya mewujudkan IAIN Madura menjadi UIN Madura. “Tugas yang belum selesai yaitu menuntaskan pembuatan proposal IAIN Madura menuju UIN Madura,” ungkapnya.

“Ketiga penguatan kelembagaan dengan digitalitasi kampus yang akan dilakukan percepatannya mulai tahun 2023, serta melakukan akselerasi dan reakriditasi prodi yang sudah memiliki potensi untuk bisa unggul dan menjadi prasyarat ketika tahun 2024 saat institusi akan melakukan akreditasi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, penguatan norma etik sebagai acuan pengembangan kemahasiswaan juga akan dilaksanakan secara demokratis, meliputi aspek kebebasan akademik maupun mimbar akademik. “Kami ingin mengembalikan mahasiswa ke kampus, sehingga mereka kembali belajar dan memacu diri secara kompeten menjadi pemikir dan intelek sesuai bidang masing-masing,” imbuhnya.

“Melalui aspek ini, secara komprehensif nantinya akan berbentuk karakter. Jadi karakter mahasiswa yang kita harapkan adalah karakter calon lulusan yang kompetitif dan memiliki nilai diri sesuai dengan kehidupan masyarakat di Madura,” tegas Dr Saiful Hadi.

Tidak kalah penting, pihaknya juga menyampaikan pentingnya nilai kesepesantrenan yang hendak diterapkan di Perguruan Tinggi yang dipimpinnya. “Nilai kepesantrenan yang menjadi bagian penting untuk bisa melakukan akselerasi pengembangan diri mahasiswa,” pungkasnya. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev