Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Ini Upaya Instansi Gabungan di Pamekasan Ingatkan Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Berbagai upaya dilakukan sejumlah instansi gabungan di kabupaten Pamekasan, guna mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus rantai penyebaran Coronavirus Disiase 2019.

Hal tersebut dilakukan bersamaan dengan momentum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), tidak terkecuali di kabupaten Pamekasan, yang juga menerapkan hal serupa sejak beberapa hari terakhir.

Bahkan instnsi gabungan juga mendirikan Pos Check Point di beberapa titik di Pamekasan, termasuk giat Operasi Yustisi yang kembali digalakkan guna memantau aktivitas warga, sekaligus melihat aspek kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Pos pantau sengaja kita dirikan sebagai upaya titik pememantauan serta sebagai pos operasi protokol kesehatan dengan sandi Operasi Yustisi pada jam-jam tertentu,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, melalui Kasubbag Humas AKP Nining Dyah, Jum’at (9/7/2021).

Bahkan masyarakat yang kedapatan tidak melaksanakan protokol kesehatan bakal mendapat teguran atau bahkan sanski penindakan. “Jadi warga yang tidak mematuhi prokes, misalnya tidak menggunakan masker, berkerumun dan tidak menjaga jarak, akan diberi pembinaan sampai sanksi berupa penindakan,” ungkapnya.

“Langkah ini sengaja kita lakukan sebagai upaya untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, sekaligus bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di kabupaten Pamekasan,” imbaunya.

Sebelumnya Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menyampaikan pelaksanaan PPKM Darurat sesuaiĀ  instruksi Mendagri Nomor 15/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa-Bali, serta keputusan Gubenur Jawa Timur Nomor 188/379/KPTS/013/2021 tentang PPKM Covid-19 di Jawa.

Terlebih saat ini kabupaten Pamekasan masuk sebagai zona merah peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Provinsi Jawa Timur, total pasien positif terdata sebanyak 1.467 orang. Meliputi sebanyak 168 orang dalam tahap isolasi, 127 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.172 orang dinyatakan sembuh. [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar