Pendidikan & Kesehatan

Ini Tata Cara Masuk Sekolah Tatap Muka di Bangkalan

Kepala Dinas Pendidikan Kabubanten Bangkalan Bambang Budi Mustika

Bangkalan (beritajatim.com) – Untuk bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 bagi lembaga sekolah di tingkat SD/SMP harus mengajukan izin melalui proposal ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan.

Kepala Disdik setempat, Bambang Budi Mustika mengatakan, setiap sekolah nantinya akan diberikan listing kesiapan. Tak hanya itu, pihak sekolah, wali murid dan komite sekolah harus menandatangani kesediaannya melakukan PTM.

“Bagi wali murid yang keberatan, tidak apa-apa kalau putra putrinya tidak masuk. Sebab tahun ini cukup spesial sehingga tidak ada target kurikulum sehingga seluruh siswa baik yang masuk atau tidak akan tetap naik kelas,” Kamis (27/8/2020).

Ia juga mengatakan, pihak sekolah harus menjadi satgas sekolah dan memetakan siswa siswinya. Baik yang memiliki riwayat perjalanan ke zona merah maupun riwayat penyakit.

“Harus betul-betul dipetakan, kalau ada siswa yang sakit atau memiliki frekuensi tinggi ke zona merah, maka siswa tersebut tidak boleh masuk,” ucapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menunggu pemetaan dari dinas kesehatan untuk penetapan zona di masing-masing kecamatan. Sehingga, kesiapan pelaksanaan PTM bisa dilakukan secara matang.

“Setelah proses penyeleksian proposal dan juga pemetaan dari Dinkes, baru kita akan lampirkan list sekolah yang bisa melakukan tatap muka dan tidak. Tentu bagi sekolah yang berada di lokasi yang memiliki banyak kasus tidak bisa melakukan tatap muka terlebih dahulu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bagi sekolah yang tidak ada di list dan tetap melaksanakan PTM, maka jika nantinya terjadi suatu kasus maka pihak sekolah yang bertanggungjawab. Sementara untuk kasus di sekolah yang telah tertera di list, akan menjadi tanggungjawab Disdik Bangkalan serta satgas penanganan Covid-19.

“Ada satu kasus di sekolah, maka seluruh sekolah kami tutup lagi,” pungkasnya.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar