Pendidikan & Kesehatan

Ini Situasi Terkini RSUD Dr Soetomo Surabaya

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyudi

Surabaya (beritajatim.com) – Pasien Covid-19 terus meningkat secara signifikan. Bahkan beberapa waktu lalu ada pesan whatsapp yang menyebutkan bahwa situasi di RSUD Dr Soetomo Surabaya mengalami penumpukan pasien.

Terkait hal itu, Direktur RSUD Dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi mengatakan bahwa memang benar terjadi peningkatan pasien bahkan di RSUD Dr Soetomo.

“Memang terjadi peningkatan jumlah pasien, masalah penumpukan di IGD Umum itu karena harus ada diagnosis terlebih dahulu sebelum masuk IDG Infeksi, setelah itu juga masih diperlukan waktu untuk sirkulasi pasien dan perpindahan pasien,” ujar dr Joni kepada beritajatim.com, Minggu (3/1/2020).

dr Joni pun menyebutkan bahwa saat ini terdapat 13 pasien di IGD Umum. Sedangkan di IGD Khusus Penyakit Menular atau IGD Infeksi terdapat 20 pasien HCU (High Care Unit), 2 pasien di IGD Infeksi Khusus Kandungan, dan 4 di IGD Penyangga.

“Total ada 26 pasien Covid yang sedang ada di IGD Infeksi. Di HCU ada 20 bed terisi 20, di kandungan ada 5 bed terisi 2, sedangkan di penyangga yang dari IGD ada 4,” terang dr Joni.

dr Joni juga menjelaskan bahwa saat ini di RIK (Ruang Isolasi Khusus) telah terisi 170 pasien. Sedangkan RSUD Dr Soetomo memiliki total 230 bed secara total di ruang perawatan Covid-19 termasuk IDG Infeksi dan 14 bed di Ruang Resistensi yang sedang dalam perbaikan.

Jadi pasien memang banyak, apalagi di igd menular itu positif covid ada 26 pasien positif di IGD. Di IGD ada proses diagnostik dan menunggu ruangan atu tindakan lanjutan. Biasanya sore baru masuk ruangan, jadi memang perputaran tiap hari kalau siang masih menunggu ruangan. Sedangkan di RIK sudah mencapai 170 penuh,” tegasnya.

Ia pun menambahkan bahwa, kebanyakan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Dr Soetomo adalah pasien awam, dan hanya sebagian kecil yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan. [adg/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar