Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Ini Imbauan Bupati untuk Masyarakat Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengimbau seluruh masyarakat agar tidak panik atas wabah virus corona. Sekaligus meminta agar selalu mempraktikkan pola hidup bersih dan sehat sebagai antisipasi dan pencegahan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan penyemprotan disinfektan Covid-19 yang digelar Pemkab Pamekasan, bersama sejumlah instansi terkait. Bahkan dalam kesempatan tersebut, Bupati Badrut Tamam juga ikut serta melakukan proses penyemprotan di sejumlah titik berbeda.

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Pamekasan semuanya, agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, rutin cuci tangan dengan sabun hingga bersih untuk setiap melakukan aktivitas ataupun setelah aktivitas,” kata Bupati Badrut Tamam.

Dari itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak panik sekaligus mengajak bersama melakukan pencegahan dini terhadap virus mematikan. “Selain menerapkan pola hidup sehat dan selalu menjaga stamina tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat,” imbaunya.

“Tidak kalah penting, kami juga meminta agar masyarakat tidak bersentuhan langsung dengan orang lain, salah satunya dengan melakukan pola komunikasi social distancing,” hindari kerumunan atau pusat keramaian yang melibatkan banyak orang. Tetap stanby di rumah bila tidak ada urusan yang sangat penting,” jelasnya..

Bahkan bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut juga mengimbau masyarakat agar segera melakukan pemeriksaan ke puskesmas terdekat jika merasa kurang enak badan. “Jadi bila mengalami gangguan kesehatan, di antaranya jika badan terasa panas, batuk, pilek segera periksa ke Puskesmas terdekat,” pintanya.

Saat ini tercatat sebanyak 486 warga Pamekasan masuk katagori Orang dalam Resiko alias ODR dalam kasus penyebaran wabah virus corona yang tersebar di 13 kecamatan berbeda, terhitung per pukul 13:00 WIB, hari ini.

Jumlah tersebut merupakan warga yang baru datang dari beberapa titik penyebaran Covid-19, baik dari luar negeri ataupun titik merah di wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Timur. Seperti dari Malang, Surabaya dan daerah lainnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar