Pendidikan & Kesehatan

Ini Bocoran Regulasi PSBB di Surabaya

M Fikser Pejabat Pemkot Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Regulasi terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya mulai mendapatkan titik terang. Koordinator Protokol Komunikasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser mengungkapkan kini jajaran Pemkot Surabaya tengah mematangkan teknis PSBB.

“Ini sekarang kita sedang rapat internal. Nanti lah kita update setelah rapat ya,” kata Fikser, Rabu (22/4/2020).

Meski demikian, kepada¬†beritajatim.com, Kadis Kominfo Kota Surabaya itu memberikan sedikit bocoran terkait regulasi yang bakal diterapkan. “Secara umum, kita mengikuti Peraturan Gubernur. Jadi, nanti kami akan mengikuti regulasi yang berada di atasnya,” ujar Fikser.

“Jadi untuk sektor usaha, apa yang boleh buka atau tidak itu kita ikut Peraturan Gubernur. Lalu, untuk sanksi pun, kita ikut Peraturan Gubernur juga,” tambahnya.

Sebagai informasi, pada Selasa (21/4/2020) kemarin, usulan pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik disetujui oleh Menteri Kesehatan RI. Keputusan itu tertuang melalui  Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/264/2020.

Berdasarkan aturan yang berlaku, usai adanya persetujuan dari Menkes, Pemerintah daerah setempat wajib melaksanakan PSBB dan secara konsisten mendorong serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

PSBB tersebut dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran.

Merespon persetujuan yang diberikan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pun memastikan jika Peraturan Gubernur terkait penerapan PSBB di wilayahnya sudah tuntas. Hal itu Ia ungkapkan pada hari Selasa (21/4/2020) malam.(ifw/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar