Pendidikan & Kesehatan

Ini Alasan Pemkot Mojokerto Siapkan 4 Ruang Isolasi Antisipasi Virus Corona

Wali Kota Mojokerto, Ita Puspitasari saat mengunjungi RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemkot Mojokerto menyiapkan empat ruang isolasi di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo sebagai tempat observasi pasien suspect virus Corona. Langkah ini dilakukan setelah lima orang warga Kota Mojokerto terpantau sebagai suspect (dicurigai) terinfeksi Novel Coronavirus (nCoV) tersebut.

Kelima warga Kota Mojokerto tersebut adalah mahasiswa yang menimba ilmu di negeri China. Selain itu, juga ada beberapa warga yang sempat dipulangkan bersama-sama oleh negara dari Pulau Natuna dan ada juga yang baru selesai berlibur dari negeri panda tersebut.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai melakukan inspeksi mendadak ke RSU dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto membenarkan, hal tersebut. “Ada 5 warga yang kemarin dalam pantauan kita, setelah dilakukan observasi selama 14 hari. Alhamdulillah hasilnya bisa dipastikan negatif semua,” ungkapnya, Selasa (3/3/2020).

Masih kata Ning Ita (sapaan akrab, red), pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi untuk mewaspadai kemungkinan masuknya virus tersebut di Kota Mojokerto. Salah satunya dengan membentuk tim antisipasi kesiap siagaan virus Corona dan menyiapkan sejumlah ruang khusus di RSU dr Wahidin Sudiro Husodo.

“Kita sudah pasang badan dengan membentuk tim khusus berisikan tenaga medis handal dari RSU dan menyiapkan empat ruang isolasi untuk penanganan pertama pasien suspect Corona. Tim dan ruang disiapkan bukan untuk perawatan total hingga sembuh karena RSU tidak ditunjuk negara sebagai RS untuk penanganan pasien positif Corona,” katanya.

Sehingga lanjut Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, empat ruang isolasi tersebut sifatnya hanya penanganan pertama. Jika memang ada yang dinyatakan positif maka pasien tersebut akan dirujuk ke RS yang ditunjuk oleh negara. Seperti RSU dr Soetomo Kota Surabaya.

“Melalui Dinas Kesehatan, puskesmas dan 1.625 kader motivator kesehatan, kita juga telah intens mensosialisasikan kepada warga terkait langkah antisipatif tangkal Corona. Kita imbau warga tetap tenang dan selalu jaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.

Yakni dengan gencarkan melakukan sosialisasi gerakan cuci tangan dan menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, Pemkot Mojokerto juga menyebar leaflet dan membuat konten di media sosial (medsos) terkait virus Corona tersebut.

Terpisah, Direktur RSU dr Wahidin Soediro Husodo, Dr Sugeng Mulyadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan empat ruang isolasi khusus untuk menangani pasien yang terjangkit virus Corona. RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo juga telah menyiapkan tim khusus yang terdiri dari beberapa tenaga medis.

“Untuk mengantisipasi virus Corona, kami telah siapkan empat ruang isolasi khusus di RSU. Ada tim medis lengkap sama dokter spesialisnya. Selain ruangan dan tim medis khusus, kita juga menyiapkan peralatan khusus seperti negative presure (tekanan negatif) dan peralatan lain,” jelasnya.

Para petugas, lanjut Direktur, bahkan telah dilengkapi pakaian safety agar tak tertular. Empat ruang isolasi tersebut juga disiagakan SDM lengkap, yaknu tim khusus yang dilengkapi dengan standar khusus. Indikator terjangkit virus itu ialah pulang dari luar negeri, terutama yang dari Wuhan. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar