Pendidikan & Kesehatan

Ini 7 Kecamatan yang Kena Jam Malam di Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Gresik resmi diterapkan perlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai besok. Adapun ketujuh kecamatan tersebut adalah Kecamatan Gresik, Kebomas, Menganti, Manyar, Duduksampeyan, Driyorejo, dan Balongpanggang.

Berdasarkan surat edaran (SE) nomor 360/12/437.96/2021 yang ditandatangani oleh Wabup M.Qosim terkait pelaksanaan PPKM di Pulau Jawa-Bali, Kabupaten Gresik juga termasuk 11 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur yang masuk sebagai daerah untuk menerapkan PPKM. Penerapan mulai 11 hinggga 25 Januari 2021.

Ada sembilan poin mengenai pemberlakuan PPKM di wilayah Kabupaten Gresik. Salah satu poinnya adalah membatasi tempat kerja baik di perusahaan swasta maupun aparatur sipil negara (ASN) di beberapa OPD dengan melakukan work from home atau WFH.

Selanjutnya, ada pengaturan jam malam mulai pukul 21.00 hingga 04.00 wib. Kegiatan belajar-mengajar tetap dilakukan secara daring (online). Sektor yang berkaitan dengan esensial kebutuhan pokok tetap beroperasi tapi dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Berikutnya, restoran atau layanan makanan dibatasi 25 persen dari tingkat keterisian. Sementara kegiatan konstruksi tetap berjalan. Sedangkan tempat ibadah hanya diperbolehkan 50 persen untuk jumlah jamaah di masjid maupun jemaat gereja. Serta ada pengaturan transportasi umum yang beroperasi.

“Sasaran utama pemberlakuan PPKM fokusnya pada tujuh kecamatan. Namun, bukan berarti kecamatan lainnya tidak diabaikan. Yang paling penting di sini, semua unsur tetap memberlakukan prokes guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Kabag Humas dan Protokol Reza Pahlevi, Minggu (10/01/2021).

Selain memberlakukan PPKM, Pemkab Gresik juga kembali mengaktifkan kampung tangguh, industri tangguh, tempat ibadah tangguh, dan lain-lain di tengah masih merebaknya pandemi Covid-19. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar