Pendidikan & Kesehatan

Ingatkan 3M, Wayang Kulit pun Bermasker

Anggota Polres Jombang Ki Sartono saat menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan di Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang beberapa waktu lalu. [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Berbagai cara dilakukan oleh Polres Jombang guna mengingatkan pentingnya menerapkan 3M (Menjaga Jarak, Memakai Masker dan Mecuci Tangan). Mulai kampanye yang menggunakan pendekatan budaya hingga pendekatan hukum melalui operasi yustisi.

Pendekatan lewat budaya dilakukan Polres Jombang dengan menggelar wayang kulit. Bertindak sebagai dalang adalah anggota Polres Jombang sendiri, yakni Ki Sartono. Nah, dalam lakon yang dibawakan, Ki Sartono menyisipkan cerita tentang pentingnya menerapkan 3M dalam menghadapi Covid-19.

Sosialisasi tersebut digelar di Desa Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang beberapa waktu lalu. Tentu saja, pementasan ini menyedot perhatian warga. Apalagi dalam cerita tersebut wayang kulit yang dimainkan Ki Sartono juga memakai masker.

Dalam lakon wayang itu dijelaskan bahwa Covid-19 yang bisa menyenggol siapa saja. Tidak peduli pejabat hingga rakyat. Tidak peduli camat hingga pedagang tomat. Namun demikian, semua itu bisa dicegah dengan menjaga imun dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Di antaranya menggunakan masker saat keluar rumah, sering cuci tangan menggunakan sabun, jaga jarak serta mengindari kerumunan. Upaya lain yang dilakukan Polres Jombang dalam melakukan sosialisasi 3M adalah menggunakan badut corona.

Badut ini berbentuk bundar dan berwarna hijau. Permukaannya terdapat benjolan merata layaknya ilustrasi covid. Di sepanjang jalan, badut yang di dalamnya merupakan anggota Polres Jombang ini membagi-bagikan masker secara gratis.

Dengan beragam upaya itu, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho berharap masyarakat akan jauh lebih tertib dan mematuhi anjuran pemerintah terkait 3M (Menjaga Jarak, Memakai Masker dan Mecuci Tangan). “Penerapan 3M harus terus dilakukan karena pandemi belum berakhir,” ujar Kapolres.

Selain gencar melakukan sosialisasi dan kampanye 3M, Polres Jombang juga melakukan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan protokol kesehatan. Di antaranya, melakukan backup operasi yustisi, kemudian membuka Pasar Tangguh Semeru di Pasar Peterongan, beberapa waktu lalu.

Di pasar tersebut, Polres Jombang juga membentuk komunitas penegak pasar dengan menunjuk seorang satgas. Tugas utama satgas tersebut adalah di bidang kesehatan, misalnya menegur masyarakat yang masuk pasar tanpa memakai masker. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar