Pendidikan & Kesehatan

IKBA Sumbang 4 Wastafel Tanpa Sentuh ke Untag

Surabaya (beritajatim.com) – Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyerahkan 4 buah unit wastafel portable kepada kampus almamaternya, Untag Surabaya. Secara simbolis, satu buah unit wastafel portable ini diserahkan secara langsung oleh Tommy Wibowo, perwakilan IKBA kepada Dr. Ir. Muaffaq A. Jani, M.Eng, Wakil Rektor III Untag Surabaya.

Berbeda dengan wastafel portable pada umumnya, pengguna tidak perlu menyentuh keran air untuk mencuci tangan. Pengguna hanya perlu menginjak pedal yang terhubung pada keran air dan juga sabun.

“Alat ini dari alumnus arsitek dan beberapa prodi lain yang memberikan sumbangsih ide juga, jadi betul-betul kita tidak boleh megang. Jadi menggunakan kaki,” ungkap Tommy Wibowo, Rabu (13/5/2020).

Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 dimana penularan yang paling banyak justru melalui perantara tangan.

4 buah wastafel ini nantinya akan diletakkan pada tempat-tempat strategis di Untag Surabaya. “Satu nanti akan diletakkan di masjid, yang lainnya di sekitaran kampus,” imbuhnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari alumni pada warga terdampak Covid-19. Pandemi Covid-19 yang cukup berdampak pada perekonomian masyarakat membuat alumni Untag Surabaya lintas jurusan maupun angkatan tergerak untuk membantu. 300 paket bantuan sosial berupa sembako dan masker akan dibagikan pada alumnus, kampus (pegawai golongan 1 dan mahasiswa) serta masyarakat terdampak Covid-19.

“Ada 300 paket yang diberikan dengan 70% nya dialokasikan untuk kampus sedang sisanya baru diberikan pada masyarakat sekitar,” kata Tommy.

Wakil Rektor III Untag Surabaya mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh IKBA Untag Surabaya. “Kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi alumni dalam membantu penanganan Covid-19 yang tentu saja hal ini mengenai kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan bentuk peran alumni sebagai media sosialisasi pada masyarakat untuk mencegah penularan dengan rajin cuci tangan. Serta donasi untuk membantu meringankan kesulitan masyarakat. Dosen Fakultas Teknik itu juga memuji wastafel portable yang didonasikan. Muaffaq menuturkan, “alat ini bagus sehingga mengurangi bersentuhan tangan secara langsung dengan medianya. Semoga bisa diperluas dimana saja.”

Sebelumnya, kampus dengan julukan Kampus Merah Putih ini juga memberikan bantuan melalui pengumpulan donasi yang dhimpun oleh Gugus Satuan Tugas Covid-19 Untag Surabaya.

“Untag Surabaya juga memberikan bantuan berupa masker pada 10 Puskesmas yang ada disekitar kampus dengan total 2000 masker yang diberikan,” terang Muaffaq. Mahasiswa yang terdampak Covid-19 juga mendapat bantuan sosial berupa sembako. Total sekitar 250 mahasiswa yang mendapat bantuan. Dengan adanya bantuan alumni ini, Muaffaq berharap bantuan sosial yang ada mampu memberi dampak lebih besar dan lebih luas sehingga bisa memberikan manfaat bagi sekitar. [adg/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar