Pendidikan & Kesehatan

Idulfitri 1442 H, Banyuwangi Pastikan Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Banyuwangi (beritajatim.com) – Satgas Covid 19 Banyuwangi melarang kegiatan takbir keliling menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Pihak kepolisian melakukan penjagaan dan penambahan personel di beberapa titik. Termasuk di wilayah penyekatan antar provinsi maupun antar kota.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan pihaknya sengaja melibatkan berbagai unsur yakni, Polri, TNI, Pemkab Banyuwangi, dan beberapa unsur lembaga lain, untuk mengamankan daerah selama perayaan idul fitri termasuk saat salat ied.

“Pengamanan ini nantinya lebih fokus mengamankan masyarakat agar tidak adanya kerumunan segala kegiatan masyarakat di luar masjid atau tempat ibadah dan rumah, terutama kegiatan selain ritual,” kata Arman.

Arman menambahkan, jika ditemukan keramaian masyarakat di luar rumah atau tempat ibadah, terlebih kegiatan tersebut bukan kegiatan ritual, maka petugas wajib memberikan edukasi, teguran hingga tindakan pembubaran.

“Apabila jumlah peserta kegiatan tersebut dinilai tidak memungkinkan, atau di atas 10 orang jumlah kegiatan ibadah maka segera dibubarkan dengan diawali dengan edukasi,” tegas Arman.

Arman juga menginstruksikan adanya pembatasan kendaraan di suatu wilayah kecamatan atau desa. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadi kerumunan ataupun kemacetan di wilayah tersebut. Apabila terjadi penumpukan kendaraan maka petugas wajib melakukan kegiatan putar balik kendaraan.

“Tugas mulia ini harus kita laksanakan dengan baik dengan memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat untuk tetap sehat dimasa pandemi,” pungkasnya.

Tak hanya apel gelar pasukan, Forkopimda juga melakukan patroli dan meninjau pos check point penyekatan antar provinsi di Pelabuhan ASDP Ketapang dan pos pengamanan lebaran di Terminal Taman Sritanjung.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas memberikan bingkisan kepada petugas jaga di cek poin. Bingkisan tersebut merupakan ucapan terima kasih atas dedikasi menjaga Banyuwangi dari pandemi COVID-19.

“Dari penjuangan merekalah yang menjaga kita agar tidak ada lagi penularan COVID-19. Memang tidak sebanding, tapi ini sebagai bentuk terima kasih kami telah menjaga perbatasan penyekatan sebagai ikhtiar kami melawan COVID-19,” katanya. (rin/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar