Pendidikan & Kesehatan

ICIT 2020, Bupati Pamekasan: Acara Luar Biasa dan Menginspirasi

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengapresiasi program International Conference on Islamic Thought (ICIT) 2020 yang digelar IAI Al-Khairat Pamekasan, di Auditorium Hotel Odaita Jl Raya Sumenep, Sabtu (18/1/2020).

Hal itu disampaikan disela-sela kegiatan yang mengusung tema ‘the Development of Islamic Thoughts on Multiple Perspectives’ yang motori para akademisi di lingkungan Fakultas Tarbiyah pada perguruan tinggi yang beralamat di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan.

“Ini acara luar biasa dan menginspirasi untuk kita semua, dan menurut kami perguruan tinggi di kabupaten Pamekasan juga harus berpacu melakukan kegiatan serupa demi mewujudkan pendidikan berkualitas,” kata Bupati Badrut Tamam kepada sejumlah wartawan.

Pihaknya menilai program tersebut juga bisa menjadikan perguruan tinggi lebih bermutu, sekaligus memungkinkan peluang menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya. Terlebih para pemateri merupakan para tokoh dan akademisi yang berasal dari empat negara berbeda, yakni Brunai Darussalam, India, Malaysia dan Singapura.

“Program seperti ini tentunya menjadi sebuah momentum untuk melakukan hubungan ke beberapa perguruan tinggi luar negeri, kemudian bisa membuka cakrawala baru jika perguruan tinggi di kabupaten Pamekasan harus berkemajuan,” ungkapnya.

Apresiasi lainnya juga ditunjukkan dengan adanya upaya dari perguruan tinggi yang mampu menjalin komunikasi dengan lembaga pendidikan lain, dalam hal ini bersamaan dengan momentum Pekan Ngaji 5 yang digelar Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata.

“Tidak kalah penting, program ini juga ditambah dengan jalinan kerjasama program dengan pesantren. Ini (ICIT) benar-benar menjadi program luar biasa, dan kami ucapkan selamat dan sukses atas digelarnya acara ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ICIT 2020 tersebut merupakan program konferensi internasional perdana yang digelar perguruan tinggi yang dipimpin Abdul Muin, dan dihadiri empat pemateri berbeda yang mengisi orasi ilmiah pada sesi pembukaan dalam kegiatan yang diikuti ratusan peserta.

Keempat pemateri tersebut masing-masing Dr Haji Hambali Bin Haji Jaili (Unissa Brunai Darussalam), Dr Mohd Shahid Bin Mohd Noh (Universitas of Malaya Malaysia), Dr Tuan Haji Toifur (Ketua Sewan Wakaf Singapura), serta Prof Hamdullah Marazzi (Hamadan Instute of Islamic Studies India).

Sementara dari total artikel terbaik milik peserta, nantinya kita akan publikasikan ke dalam jurnal kampus yang salah satunya terakreditasi Sinta 3, yakni Fikrotuna; Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam. Lainnya bakal dipublikasikan di jurnal ekonomi, Investi dan Jurnal BKPI hingga prosiding. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar