Pendidikan & Kesehatan

IAIN Jember Bertransformasi Jadi UIN KH Achmad Shiddiq

Babun Suharto

Jember (beritajatim.com) – Institut Agama Islam Negeri di Kabupaten Jember, Jawa Timur, segera bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri dengan nama UIN KH Achmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember.

Sebuah tim sudah dibentuk di IAIN Jember dan menulis naskah akademik pengusulan nama tersebut kepada pemerintah. Tim yang dipimpin Abdul Halim Subahar ini sudah menggelar diskusi forum grup di kampus tersebut, Jumat (31/5/2019) kemarin.

“Dengan adanya rencana perubahan IAIN menjadi UIN, tampaknya kami harus berbeda. Kalau tempat lain menggunakan nama wali-wali di Indonesia, kami mencoba untuk mencari tokoh lokal yang memiliki gaung nasional atau internasional. Yang diinginkan masyarakat adalah KH Achmad Shiddiq,” kata Rektor IAIN Jember Babun Suharto.

Perubahan nama itu akan bersamaan dengan status dari IAIN menjadi UIN. “Kami berharap lebih cepat lebih baik. Tapi itu semua tergantung birokrasi di Jakarta. Perubahan ini akan melibatkan beberapa kementerian, dan paling akhir adalah presiden RI sendiri. Kami sendiri berharap maksimal pada 2020 atau 2021 sudah berubah menjadi UIN,” kata Babun.

Achmad Shiddiq adalah salah satu ulama besar NU di Jember. Dia pernah menjadi Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 1984 bersama KH Abdurrahman Wahid yang menjadi ketua umum. Dia menjadi salah satu pemrakarsa diterimanya Pancasila sebagai asas tunggal organisasi pada Muktamar NU 1984 di Situbondo.

Salah satu ajaran Achmad Shiddiq mewajibkan santri untuk melakukan salat jamaah, membaca Alquran setiap hari, bersalawat, dan tidak boleh berbuat zalim. “Ini selaras dengan visi IAIN saat menjadi UIN, yakni Islam Nusantara,” kata Babun. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar