Pendidikan & Kesehatan

Bantu Kurangi Angka Pengangguran Lulusan SMK

HSBC dan YCAB Foundation Adakan Program ABSB

Surabaya (beritajatim.com) – HSBC bersama Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) mengadakan program pendidikan yang disebut Anak Bangsa Siap Berkarya (ABSB). Program ini di Surabaya telah diadakan sejak 2017 lalu bertujuan untuk mempersiapkan siswa SMK untuk mampu terjun di dunia pasca sekolah atau dunia kerja.

Veronica Colondam, CEO dan Founder YCAB Foundation mengatakan bahwa program ini dilatarbelakangi oleh keresahan HSBC dan YCAB melihat fakta bahwa lulusan SMK menyumbang angka pengangguran yang cukup tinggi di Indonesia.

“Melihat itu kamu jadi aware, kan seharusnya lulusan SMK itu lulusan yang siap kerja, tetapi pada kenyataannya mereka menyumbang angka pengangguran yang cukup tinggi. Jadi kami harap dengan adanya program ini setidaknya bisa mengurangi angka pengangguran,” tukas Veronica, Sabtu (7/3/2020).

Program ini merupakan pembekalan yang menyasar siswa SMK prasejahtera dengan 2 fokus utama yakni kesiapan kerja (ready to work) dan kesiapan ide bisnis (ready to bussiness).

Ready to Work merupakan program pembekalan kesiapan kerja mulai dari penulisan CV, menghadapi wawancara kerja dan presentasi. Sementara Ready to Bussiness yakni program pelatihan kewirausahaan dimana peserta belajar menajemen keuangan dan diberikan modal usaha untuk berlatih mengimplementasikan ide bisnis.

Program ini pun dimulai dengan pengenalan program ke sekolah sekolah, memberikan training selama 2 bulan kemudian babak penjaringan pertama dan dilanjutkan dengan memberikan mentoring pada peserta yang sudah lolos babak pertama selama 4 bulan.

Dari tahap penjaringan pertama tersebut didapatkan 64 siswa dari 10 sekolah SMK di Surabaya, dengan pembagian 26 peserta finalis Ready to Work, dan 16 kelompok yang terdiri dari 38 peserta dari Ready to Bussiness. Hari ini pun merupakan babak final untuk menentukan pemenang 1-4  per sub program, Sabtu (7/3/2020) di Grand Dafam Hotel Surabaya.

“Mungkin ada banyak ya kegiatan seperti ini, tetapi apa yang kami lakukan ini memang cenderung berbeda, karena biasa yang lain hanya mengadakan lomba atau seminar saja. Tapi kami memberikan training dan mentoring kurang lebih 6 bulan. Tujuannya agar mereka benar benar paham dan bisa mengaplikasikan ilmu yang meraka dapat ini dikehidupan sehari hari,” tukas Veronica.

Pada Grand Final ABSB ini didapatkan pemenang lomba sebagai berikut:
Ready to Bussiness:
1. Jovanda Miracle Lady, dengan produk Pawon Kana dari SMK Harapan Sejati.
2. Sstephanie Angelina, El Shaddai Putri Octavia, Lucky Tegas Pratiwi, dengan produk Thukdes dari SMK Harapan Sejati.
3. Kevin Adi Fernanda, M. Arif Kurniawan, Ratih Puspita Ningrum, dengan produk Bakwan Goreng dari SMK Prapanca II.
4. Adam Burhan, Muhammad Syukri, Mohammad Fadillah Irwanti, dengan produk Makaroni dari SMK Yesta.

Ready to Work:
1. Ariyani Dwi Nur Hanizah dari SMK Prapanca II
2. Angelina Eka Putri Nurcahyo dari  РSMK Harapan Sejati
3. Laurel Yoffy Surdila dari SMK Harapan Sejati
4. Putri Aprilia dari SMK Adhikawacana

“Harapannya mereka setelah menang ini dapat bantuan modal bisa lebih berkembang lagi. Bagi yang dari Ready to Work bisa menabung untuk menambah pengembangan personal branding mereka,” tambah Veronica.

Jovanda yang meraih juara 1 Ready to Bussiness mengatakan bahwa ia mendapatkan banyak ilmu baru dari pelatihan dan program ABSB ini. Ia telah merintis usaha ayam geprek keju dalam cup yang ia beri nama Pawon Kana ini sejak 2018. Awalnya ia menjual ayam gepreknya sebesar Rp 10.000 di area rumahnya yang dekat dengan pabrik di Menganti.

“Saya diajari manajemen usaha jadinya saya lebih bisa memanage produk. Harganya saya ubah menjadi Rp 5000 karena saya menyasar teman teman sekolah saya. Saya juga mengubah kemasan jadi lebih menarik. Dengan begitu jadi lebih laris dan diminati,” kata siswi kelas 11 SMK Harapan Sejati.

Saat ini perempuan yang disapa Jo itu mendapatkan penghasilan laba bersih setiap bulan sebesar Rp 250.000 – Rp 400.000. Dari manajemen bisnis yang baik ia pun kini telah memiliki satu karyawan untuk membantunya memasak dan menyiapkan produk. [adg/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar