Pendidikan & Kesehatan

Hindari Kerumunan, Dinas P dan K Kota Mojokerto Buka Posko Pengaduan PPDB Online

Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto, Amin Wachid. [Foto: istimewa

Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk menghindari kerumunan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kota Mojokerto membuka posko pengaduan. Menyusul, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Mojokerto online dibuka mulai tanggal 8 sampai 10 Juni 2021 besok.

PPDB online tersebut dibuka baik tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dinas P dan K Kota Mojokerto membuka posko pengaduan PPDB online untuk jenjang SMP Negeri yang dipusatkan di Kantor Dinas P dan K Kota Mojokerto dan SMP Negeri 1.

“Selain itu, di masing-masing sekolah juga membuka posko untuk menghindari kerumunan saat terjadi pengaduan PPDB,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum dan Kesiswaan Sekolah Dasar, Dinas P dan K Kota Mojokerto, Putra Wira Perkasa, Senin (7/6/2021).

Lulusan SD di Kota Mojokerto tahun 2021 ada sebanyak 2.204 siswa dan siswa luar Kota Mojokerto yang sekolah ada 752 siswa. Sebanyak 2.204 siswa tersebut lulus dari 52 SD di Kota Mojokerto. Untuk lulusan SD dan MI dari luar kota, sekaligus upload zonasi di tanggal 8 sampai 10 Mei selama 3 hari, 24 jam.

“Kuota SD di tahun ini, ada 1.344 kursi dengan 28 siswa atau satu rombel. Kecuali SD Negeri Wates 2 ada dua rombongan belajar. Untuk tingkat SMP Negeri, ada 2.080 kursi. Mulai dari enam rombel sampai sembilan rombel berdasarkan ketersediaan ruang kelas. Sistem PPDB jenjang SD Negeri dan SMP Negeri menggunakan sistem online yang bisa diakses pada laman : mojokertokota.siap-ppdb.com,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto, Amin Wachid menambahkan, pihaknya juga MoU dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto terkait siswa Kabupaten Mojokerto yang jauh ke sekolah di Kabupaten Mojokerto namun dekat dengan sekolah di Kota Mojokerto.

“Seperti Ngingasrembyong Kecamatan Sooko dan Lakardowo Kecamatan Jetis yang jauh ke SMP Negeri di Kabupaten Mojokerto namun dekat ke kita. Daya tampung SMP Negeri kita ada 2.080 dan lulusan 2.204 warga kota, luar kota 752 siswa. Secara riil, kita pingin zonasi. SMP sudah berhasil,” pungkasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar