Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Hepatistis Akut di Gresik Belum Ditemukan, Tapi Perlu Diwaspadai

Gresik (beritajatim.com) – Penyakit hepatitis akut belum ditemukan di Gresik. Namun, penyakit yang menyerang anak-anak itu perlu diwaspadai karena risikonya cukup tinggi. Untuk mencegah agar penyakit ini tidak meluas. Edukasi mengenai hepatitis akut perlu digalakkan. Bagaimana pencegahannya, serta mengenai gejalanya.

Dokter spesialis anak RS Petrokimia Gresik N Erica Jahja, Sp.A M.Biomed menuturkan, sejauh ini di Gresik belum ada hepatitis akut. Tapi perlu diwaspadai mengingat penyebab munculnya hepatitis akut sejauh ini belum diketahui.

“Kami selalu mengedukasi kepada pasien untuk pola hidup sehat bagi anak. Sebab, sejauh ini pola hidup sehat paling aman untuk terhindar dari hepatitis akut,” tuturnya, Selasa (17/5/2022).

Ia menjelaskan hepatitis akut ini terjadi radang pada liver. Dimana, 70 persen disertai penyakit kuning. Penyakit ini berlangsung secara tiba-tiba dan berlangsung dalam jangka waktu singkat antara 7 hingga 14 hari.

“Cuaca udara Gresik dengan tipikal kering lebih mudah untuk menyebarkan berbagai virus. Untuk itu, pola hidup sehat terutama bagi anak sangat penting dilakukan. Bagi orangtua, harus lebih proaktif menerapkan pola hidup sehat. Kemudian buang kotoran anak ditempat yang tepat. Tidak kalah penting, pastikan makanan yang dimakan sudah benar-benar matang,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik Mukhibatul Khusna mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan hepatitis akut di Gresik. Dirinya berharap penyakit tersebut tidak sampai di Gresik. “Semoga saja tidak ada, yang paling penting adalah pola hidup sehat yang efektif untuk mencegah utamanya bagi keluarga,” pungkasnya. [dny/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar