Pendidikan & Kesehatan

HEALTH SPACE Pusat Segala Informasi Kesehatan UMS

Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, melalui Progam SAGA (Sahabat Keluarga) yang dilakukan oleh mahasiswa praktik komunitas profesi keperawatan Progam Studi Pendidikan Profesi Ners menyediakan sebuah sarana baru berupa Health Space, yaitu tempat yang akan menyediakan berbagai informasi kebutuhan kesehatan dan berbagai produk inovasi kesehatan bagi masyarakat.

SAGA (Sahabat Keluarga) merupakan Progam pengabdian terhadap masyarakat dalam bentuk pendampingan terhadap keluarga yang telah rutin digalakkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. SAGA kali ini dibuat untuk menjembatani masalah kesenjangan informasi kesehatan dengan berupaya menghadirkan kampung pendidikan kesehatan berupa Health Space untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat.

Peresmian dan pembukaan Health Space akan dilaksanakan di Balai Kelurahan Medokan Semampir. Kecamatan Sukolilo Surabaya, Senin (5/8/2019), diresmikan oleh Camat Kecamatan Sukolilo dan Kepala Puskesmas binaan Wilayah kelurahan Medokan Semampir.

Health Space tersebut mencakup Edukasi Pemanfaatan Kerajinan Limbah, Edukasi Budidaya Toga, Penyedia Informasi Kebutuhan Makanan Lansia, Ramah Anak, (Kampung Literasi Kesehatan Untuk Anak), dan Reminder Area (Pusat Informasi Kesehatan Remaja).

Wakil 1 Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMSurabaya, Dr. Pipit Festi menjelaskan, kurangnya informasi kesehatan yang dialami oleh masyarakat bisa disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya adalah faktor sosial dan ekonomi. Oleh sebab itu, Persoalan ini tidak bisa diselesaikan tanpa kerjasama dari berbagai pihak.

“hadirnya Health Space, untuk memberikan kemudahan akses informasi kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat di Kelurahan Medokan Semampir, adalah upaya kami untuk menjadi mitra yang baik bagi semua pemerhati kesehatan di masyarakat khususnya Puskesmas,” ujarnya.

Ia pun mengatakan harapannya untuk Progam Sahabat Keluarga (SAGA) kali ini tidak hanya menyetuh satu aspek pengetahuan kesehatan saja namun juga mampu merubah perilaku kesehatan masyarakat.





Apa Reaksi Anda?

Komentar