Pendidikan & Kesehatan

Hasil Rapid Test Reaktif, PDP Asal Kota Mojokerto Meninggal

foto/ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kota Mojokerto meninggal saat dirawat di ruang isolasi RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Kamis (16/4/2020). Hasil rapid test pasien berjenis kelamin perempuan ini reaktif sehingga dirujuk ke Rumah Sakit (RS) milik Pemkot Mojokerto.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, pasien berusia 55 tahun asal Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto meninggal masuk dalam daftar PDP ketujuh. “Hari ini juga, pasien kita masukkan PDP Kota Mojokerto setelah hasil rapid testnya reaktif,” ungkapnya.

Masih kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, meski hasil rapid test reaktif, hasil tersebut tidak serta merta menunjukkan pasien tersebut positif virus corona (Covid-19). Untuk memastikan pasien positif atau negatif Covid-19 maka harus dilakukan swab terlebih dahulu.

“Untuk memastikan harus dilakukan swab terlebih dahulu. Sebelumnya, pasien dirawat di salah satu RS swasta pada Rabu kemarin, namun pasien ada penyakit penyerta pneumonia yang kaitannya dengan paru sehingga pasien harus dirujuk ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo,” katanya.

Pihaknya mengaku masih melakukan penelusuran rekam jejak pasien apakah pernah berpergian ke daerah zona merah Covid-19. Gugus Tugas Covid19 Kota Mojokerto akan melakukan tracing (melacak) dan tracking (penelusuran) terhadap orang yang pernah kontak dengan pasien.

“Tadi juga sudah dilakukan penyemprotan disinfektan di rumah almarhum hingga radius 200 meter. Kita butuh waktu untuk itu (penelusuran rekam jejak perjalanan pasien, red), kan almarhum baru meninggal tadi,” pungkas Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Mojokerto ini.

Sementara itu, prosesi pemakaman pasien dilakukan sesuai standar Covid-19 oleh Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Kota Mojokerto. Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 Kota Mojokerto menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap memakai baju hazmat.

Jenazah dikebumikan di lahan milik Pemkot Mojokerto di wilayah Kecamatan Magersari. Hingga Kamis (16/4/2020), PDP Kota Mojokerto yang meninggal berjumlah tiga orang. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar