Pendidikan & Kesehatan

Hasil Rapid Test Positif, Pengunjung Warkop Dibawa ke RS

Surabaya (beritajatim.com) – Guna memutus rantai penyebaran Covid-19, Polda Jatim menggelar operasi ke sejumlah warung giras di Surabaya. Operasi ini dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda jatim dan didampingi juga oleh Dir intel, Dir Sabhara dan Kabid Dokkes Polda Jatim.

Sebagaimana diketahui, penyebaran virus mematikan ini terus melonjak di Jawa Timur. Dari hasil data ter-update Covid 19 pada Sabtu (18/4/2020), keseluruhan di Jawa Timur sudah mencapai 555 terkonfirmasi dan dirawat 403 orang, PDP 1919 orang yang masih diawasi 1060, untuk yang ODP berjumlah 16263 orang dan masih dalam pantauan 7169 orang.

“Mengingat dalam data tersebut Polri melakukan operasi skala besar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Timur,” ujar Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol Firman, Minggu (19/4/2020).

Dalam kegiatan tersebut petugas langsung melakukan Rapid Test On The Spot di dua TKP Warkop Giras dan Arina Coffe. Hasil Rapid Test didapatkan satu Orang yang positif dari 18 orang pengunjung yang ada di Arina coffe.

Untuk yang positif langsung dibawa ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk tindakan medis lebih lanjut. Sedangkan yang negatif setelah diberi pengarahan petugas mereka segera dianjurkan untuk pulang membersihkan diri dan merendam pakaian yang mereka pakai dengan deterjen demi menjaga keselamatan keluarga mereka dari penularan covid.

Selain di warkop Arina Coffee, Tim Gugus Percepatan Pencegahan Covid-19 dari Polda Jatim juga memberi imbauan dan rapid test kepada pengunjung Giras & Pujasera Al Mina, Jalan Kenjeran No. 332 – 334 dan Warkop STK ‘Sedulur Tunggal Kopi’ Jalan Putro Agung Wetan No. 60N Surabaya.

Perlu diketahui, operasi berskala besar ini kesekian kali digelar Polda Jatim. Namun baru dua kali petugas menemukan pengunjung yang positif, yakni di warkop daerah Gunungsari beberapa waktu lalu. Di sana terdapat dua orang pengunjung dengan rapid test hasilnya positif.

“Dari hasil evaluasi Minggu-minggu terakhir, data penyebaran Covid tertinggi di wilayah Jawa Timur. Maka kita terus menggelar operasi aman nusa diadakan rapid test ini. Karena masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan maklumat bapak Kapolri, menghindari kerumunan, kemudian tidak memperhatikan protokol kesehatan,” tandasnya.

Pria dengan pangkat tiga bunga sudut lima dipundaknya berharap setelah diadakan dengan memberi imbauan dan rapid test kepada masyarakat atau pengunjung ini bisa menekan angka korban positif Covid-19. [uci/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar