Pendidikan & Kesehatan

Hasil Rapid Test Kepala OPD dan ODP di Kabupaten Mojokerto Negatif

Mojokerto (beritajatim.com) – Menyusul Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujadmiko positif virus corona (Covid-19), seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Orang Dalam Pemantauan (OPD) menjalani rapid test, Sabtu (25/4/2020) kemarin. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Mojokerto, Alfiyah Ernawati mengatakan, pemeriksaan laboratorium dan rapid test Covid-19 yang dilakukan di Unit Pelaksana Tugas (UPT) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jalan Raya Jabon No 91, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto diikuti 211 orang.

“Dari Kepala OPD dan ODP berjumlah total 211 orang dengan hasil negatif Covid-19 (tidak ada yang positif). Pemeriksaan laboratorium dan rapid test tersebut dilaksanakan Sabtu kemarin, mulai pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Hasilnya, alhamdulillah semua negatif Covid-19,” ungkapnya, Minggu (26/4/2020).

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujadmiko menjadi pasien kelima positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto langsung melakukan rapid test kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rapid tes dilaksanakan di Unit Pelaksana Tugas (UPT) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jalan Raya Jabon No 91, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Tak hanya melakukan rapid test kepada Kepala OPD saja, namun juga keluarga pasien yang dinyatakan positif Covid-19 serta Orang Dalam Pemantauan (OPD).

Lima pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto tersebut yakni ibu rumah tangga, (36) asal Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto yang tinggal di Kabupaten Sidoarjo. Pasien menjalani isolasi di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Pasien positif kedua yakni tenaga medis di RSUD Prof Dr Soekandar, R (39) asal Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Pasien merupakan Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Kabupaten Mojokerto yang mengikuti pelatihan petugas haji yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada 9-18 Maret lalu dan di isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar. Pasangan suami-istri (pasutri) asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto JS (50) dan S (48).

Keduanya juga di isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Sementara pasien positif Covid-19 kelima yakni Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, dr Sujadmiko yang menjalani karantina di rumah pribadinya. Ini lantaran mantan Direktur RSUD Prof Dr Soekandar ini tak ada gejala.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar