Pendidikan & Kesehatan

Hari Kedua PSBB, Ditemukan Warga Berstatus ODP yang Bepergian

Surabaya (beritajatim.com) – Hari kedua pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besae (PSBB), petugas Chek Point kembali menemukan satu warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Bundaran Waru yang menjadi pintu masuk utama menuju Kota Surabaya, Rabu (29/4/2020).

Pria yang diketahui berinisial S ini membawa surat keterangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Isi surat tersebut, lelaki berinisial S itu harus melakukan isolasi mandiri selama 15 hari.

Pada petugas, S mengaku akan pulang kampung halamannya yang berada di Sampang Madura. Karena terdampak pengurangan karyawan di tempat kerjanya di Banguwangi.

Dia meceritakan awal mula dia mendapat surat keterangan dari dokter atau tergolong ODP. Saat meninggalkan Banyuwangi, dirinya sempat singgah di jember ke rumah temannya.

Di perjalanan pintu masuk Jember, dia bersama teman-temannya harus melewati pemeriksaan. Karena ada gejala flu dan sakit tenggorokan maka dia mendapat surat harus karantina 15 hari.

“Semua temen saya dapat surat ini, ada sekitar 7 orang,” ujarnya, Rabu (29/4/2020).

Mendapat surat harus karantina mandiri, dia mengaku tidak begitu faham. Sehingga, baru sehari di Jember sudah langsung meneruskan perjalanannya hari ini pulang ke Bangkalan melewati Surabaya. Namun, dalam pemeriksaan di Check Point Bundaran Waru, dia harus dihentikan dan ditahan dulu di pos.

Adanya temuan ODP, petugas di posko akhirnya melaporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk diambil tindakan selanjutnya. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar