Pendidikan & Kesehatan

Hari Ibu, PIKKA PT KAI Ajak Siswa SLB Wisata Edukasi

Petugas KAI saat memberikan perhatian ke para siswa dan siswi SLB guna menyambut hari ibu di Stasiun Gubeng, Surabaya, Selasa (17/12/2019).(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka menyambut Hari Ibu 2019, PT KAI bersama Persatuan Istri Karyawan Kereta Api (PIKKA) dan Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) mengadakan kegiatan wisata edukasi bersama siswa/i SLB Bhineka Glanggang – Beji, Kab Pasuruan, Selasa (17/12/2019).

Menggunakan sarana transportasi kereta api, kegiatan ini mengambil tema “Berbagi Kasih dan Ceria Bersama Editrain”.

Sebanyak 116 peserta yang terdiri dari 59 siswa dan siswi, 43 pendamping dan 14 guru SLB Bhineka – Beji diajak jalan – jalan mengunakan KA Penataran dari Stasiun Bangil menuju Stasiun Surabaya Gubeng secara gratis.

“Selama perjalanan, para siswa di edukasi seputar kesehatan gigi dengan menggosok gigi yang baik dan benar oleh para pengurus Pikka,” jelas Manager Humas PT KAI Daop 8 Suranaya, Suprapto, Selasa (17/12/2019).

Setibanya di Stasiun Surabaya Gubeng, para Siswa SLB Bhineka Glanggang diajak keliling stasiun dan dikenalkan mengenai berbagai jenis fasilitas pelayanan di stasiun.

Melalui pendekatan komunikasi yang khusus, para siswa yang mayoritas penderita autis ini diberikan teori belajar humanistik dengan penyampaian secara ceria.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami, bisa diberikan kesempatan untuk mengedukasi, sekaligus menghibur para siswa dari SLB Bhineka Glanggang – Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu, sekaligus bagian dari kegiatan bhakti sosial menghadapi masa Nataru. Semoga pada masa Nataru ini, transportasi kereta api berjalan aman, lancar dan sukses dalam melayani masyarakat ketika memasuki masa liburan nanti,” Harap Suprapto.

Kegiatan ditutup dengan acara doa, dan selanjutnya para peserta kembali ke daerah asalnya Bangil, dengan mengunakan KA Penataran relasi Surabaya – Malang.

Kesan ceria terpancar dari siswa/i SLB ketika kembali pulang dengan menggunakan jasa transportasi kereta api. Diharaspkan dengan kegiatan sosial ini, bisa menjadi sarana kampanye kepada masyarakat agar lebih peduli dan mau membantu akan pendidikan bagi para penderita autis.

“Kita dari penggurus PIKKA Daop 8 Surabaya sangat bersyukur dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan sosial ini. Kita berharap, acara ini akan menjadi agenda tahunan dalam merayakan Hari Ibu ,” Ujar Ketua PIKKA Daop 8 Surabaya, Drg Ambar Puspitasari SpKGA disela-sela acara kegiatan sosial ini.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar