Pendidikan & Kesehatan

Hanya 4 Jam, 500 Orang Divaksin Covid di RS Soewandi Surabaya

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rahmanita

Surabaya (beritajatim.com) – Tercatat sudah ada 500 orang sudah melakukan suntik vaksin Virus Corona di RS Soewandi, Surabaya, Kamis (25/2/2021). Total data tersebut merupakan proses suntik vaksin selama empat jam, dari pukul 07.00WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rahmanita menjelaskan, pelaksanaan vaksin ini merupakan langkah pemerintah menekan pandemi virus corona.

Lansia dan jurnalis mengikuti vaksinasi virus Corona di RS Soewandi, Surabaya, Kamis (25/2/2021). (Manik Priyo Prabowo)

Besarnya vaksinasi hari ini, lanjut Febri, karena sejumlah puskesmas di Surabaya mengalihkan vaksinasi ke RS Soewandi. Sehingga sempat terjadi penumpukan antrean dan jumlah vaksinasi selama empat jam saja mencapai 500 orang.

“Tadi sampai jam 11 siang sudah ada 500 lansia tervaksin lebih. Ada juga jurnalis bisa melakukan vaksinasi. Gak berbeda baik jurnalis maupun lansia bisa vaksin ke RS mana pun secara gratis,” jelasnya saat melakukan peninjauan vaksin di RS Soewandi.

Lebih lanjut Febri menjelaskan, vaksinasi ini tak ada kuota khusus buat masyarakat atau kalangan tertentu. Sebab pada vaksinasi kali ini, Dinkes Surabaya sudah menentukan vaksinasi 62.400 vaksin selama sepekan. Dari total target vaksinasi ini, tercatat selama tiga haro terakhir sudah ada 24 ribu vaksin tersuntikan.

“Kita harus selesaikan sebanyak 62 ribu sasaran ini selesai sepekan ini,” lanjutnya.

Sementara guna mengurangi krumunan di RS Soewandi, pemkot Surabaya membuat 180 titik fasilitas kesehatan biar bisa membantu vaksinasi. Vaksin yang sudah terdistribusikan ini, akan dihabiskan selama sepekan dengan sasaran sesuai golongan yang ditentukan pada gelombang kedua ini.

“Tak hanya memberdayakan puskesmas dan RS milik Pemkot. Total ada 180 faskes yang sudah diberdayakan untuk membantu vaksinasi,” pungkasnya.

Sementara itu Cristian (44) warga Kenjeran, dia mengaku menghantarkan orangtuanya untuk vaksinasi. Ia berharap vaksinasi ini bisa memberikan kekebalan tubuh buat orangtuanya yang sudah lansia ini. Sang ayah karena usia sudah lanjut dan harus mengisi formulir maupun melakulan foto copy identitas.

“Ya senang sudah dapat jatah vaksin buat orangtua saya. Semoga pandemi cepat berlalu sehingga kehidupan bisa normal kembali,” katanya. [man/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar