Pendidikan & Kesehatan

Hajatan Nanggap Karawitan, Dibubarkan Polisi, Sindennya Disuruh Pulang

Sumenep (beritajatim.com) – Aparat Polsek Dungkek Kabupaten Sumenep terpaksa membubarkan hajatan warga. Pembubaran dilakukan karena menghadirkan hiburan sinden sehingga berpotensi terjadinya kerumunan.

Hajatan tersebut adalah hajatan pernikahan anak Wartawi, warga Dusun Timur, Desa Lapa Taman, Kecamatan Dungkek. Saat itu hajatan digelar dengan hiburan sinden bernama Ida dengan karawitan Bunga Famili dari Kecamatan Saronggi.

Aparat kepolisian didampingi TNI membubarkan hiburan sinden, dan meminta agar pesinden beserta kru segera meninggalkan tempat.

“Kami terpaksa membubarkan hiburan sinden itu, karena sesuai surat edaran Bupati, sampai saat ini hajatan yang menghadirkan hiburan di wilayah Kabupaten Sumenep masih dilarang,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (14/12/2020).

Ia menjelaskan, dalam surat edaran tersebut, untuk hajatan pernikahan tetap diijinkan untuk digelar, namun tidak boleh mendatangkan hiburan. “Ini untuk menghindari adanya kerumunan massa yang ingin melihat hiburan. Larangan itu demi mencegah meluasnya pemyebaran Covid-19 di Sumenep,” ujarnya.

Ia juga meminta agar dalam acara hajatan yang digelar, tetap mematuhi protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

“Jumlah pasien positif Covid-19 di Sumenep semakin hari makin bertambah. Karena itu, semua harus waspada dan selalu ingat pesan ibu 3M,” papar Widiarti. [tem/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar