Pendidikan & Kesehatan

Gubernur Khofifah Ingatkan Masker Scuba Tidak Secure Menangkal Virus Covid-19

Gresik (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan masker scuba kurang secure menangkal virus Covid-19.

Menurut Gubernur Jawa Timur perempuan pertama itu, berdasarkan hasil laboratorium kesehatan. Masker scuba hanya memiliki satu lapisan. Sehingga, sangat rentan bisa ditembus oleh partikel virus Covid-19.

“Soal masker scuba terkonfirmasi tiga hari lalu. Dimana, hasil dari laboratorium tidak secure menangkal virus Covid-19. Semestinya masker yang digunakan KN95 atau masker yang memiliki tiga lapisan,” paparnya usai kegiatan Menyerahkan Bantuan Ventilator untuk 17 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Gresik, Lamongan, dan Jombang di Kantor Pemkab Gresik, Kamis (17/09/2020).

Selain mengingatkan masker scuba yang tidak secure terhadap kesehatan. Khofifah juga mengapresiasi Pemkab Gresik dalam melaksanakan operasi yustisi. Apresiasi itu adalah memberikan sanksi sosial terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan dengan cara menggali kuburan.

“Sanksi sosial itu menjadi viral di medsos. Bahkan, surat kabar asal Amerika Serikat New York Time terheran-heran ada sanksi seperti ini. Bukan soal sanksi tapi ini merupakan bentuk edukasi terhadap warga yang masih membandel melanggar protokol kesehatan,” paparnya.

Saat menyerahkan bantuan ventilator di 17 rumah sakit. Khofifah akan mentraining tenaga operator ventilator yang menurutnya hasil bantuan USAID.

“Kami berharap memang bantuan ventilator ini tidak digunakan. Karena ventilator hanya dibutuhkan kepada penderita kasus covid yang sangat membutuhkan bantuan pernafasan. Semoga kasus covid di Gresik dan beberapa daerah di Jawa Timur tidak sampai membutuhkan ventilator,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyampaikan terima kasih kepada gubernur atas bantuan ventilator. Terkait dengan ini pihaknya sudah intens dalam melaksanakan pencegahan Covid-19 ini.

“Kasus Covid di Gresik yang pada akhir akhir ini sudah menunjukkan data perbaikan. Sampai Rabu kemarin, jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Gresik mencapai 2989 kasus dan 190 orang melaksanakan isolasi mandiri,” tandasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar