Pendidikan & Kesehatan

Gubernur Jatim: 17 Pasien Covid-19 Sembuh, Termasuk Pasien Usia 76 Tahun

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data kasus Covid-19 di Jatim. Hingga 31 Maret 2020 pukul 18.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 6565 orang, 420 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan 93 positif Covid-19 (coronavirus)

“Jadi, total 93 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Ada tambahan 2 orang yang positif di Jatim hari ini dari Gresik dan Kabupaten Madiun. Yang sembuh bertambah satu menjadi 17 orang dan meninggal tetap 8 orang. Ada pasien usia 76 tahun yang sembuh. Ini perlu disampaikan bahwa tenaga medik dan paramedik kita mampu melayani dengan baik,” katanya kepada wartawan usai Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (31/3/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 93 orang di Jatim itu terdiri dari 41 dari Surabaya, 9 dari Malang Raya, 1 Kota Batu, 9 dari Magetan, 10 dari Sidoarjo, 2 Kabupaten Kediri, 1 Kota Kediri, 3 Gresik, 1 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 3 Lumajang, 2 Jember, 5 Situbondo, 1 Banyuwangi, 1 Pamekasan, 1 Tulungagung, 1 Jombang dan 1 Kabupaten Madiun.

Dari data tersebut, ada delapan pasien yang meninggal, yakni 1 di Malang, 2 di Surabaya, 1 di Sidoarjo, 1 di Gresik, 1 di Kediri, 1 di Magetan dan 1 Pamekasan.

Ada 17 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, tiga dari RSU Saiful Anwar Malang dan 14 dari Surabaya (RSUD dr Soetomo Surabaya dan RSUA Surabaya).

Untuk itu, Gubernur Khofifah menegaskan, agar meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan COVID-19.

“Tetap menjaga jarak sosial, melakukan olah raga, tinggal di rumah dan keluar hanya urgent, pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan yang baik atau jangan mengundang atau datang ke keramaian dulu. Jangan melakukan suasana yang menjadikan panik. Penyebaran COVID-19 ini jangan pernah dianggap sepele. Kewaspadaan harus berlapis,” pungkasnya. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar