Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

GP Ansor Kabupaten Kediri, RS HVA Toelongredjo dan BNI Kerjasama Bidang Kesehatan

Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri Gus Rizmi menerima penyerahan kartu anggota dari Kapala Cabang BNI Kediri.

Kediri (beritajatim.com) – GP Ansor Kabupaten Kediri RS HVA Toelongredjo dan BNI Cabang Kediri menggelar Penandatanganan Nota Kesepahaman sebagai bentuk sinergi antar instansi. Launching kerjasama ini berlangsung di Aula RS HVA Toelongredjo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada Rabu (15/12/2021).

Direktur RS HVA Toelongredjo, dr Anna Rahmawati, MMRS mengatakan, kerjasama antar lembaga ini dilatar belakangi oleh komitmen RS HVA Toelongredjo untuk memberikan kemudayaan pelayanan kepada masyarakat. Melalui peran GP Ansor, pihaknya ingin memperluas jangkauan dalam penyampaian informasi kepada warga.

“Dulu rumah sakit ini berdiri sejak tahun 1908, pada zaman Belanda, dan saat itu hanya melayani karyawan pabrik gula. Tapi dengan MOU hari ini ada kemudahan pelayanan masyarakat, terutama dengan GP Anshor, yang disinergikan bersama BNI,” kata Direktur RS HVA Toelongredjo, dr Anna Rahmawati, MMRS.

Melalui kerjasama tersebut, RS HVA Toelongredjo akan memberikan kemudahan pelayanan dan diskon kepada seluruh anggota GP Ansor Kabupaten Kediri yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA). “Nantinya, mereka yang punya KTA bertanda khusus yang dikeluarkan oleh BNI Cabang Kediri ini, bisa mendapatkan manfaat besar di rumah sakit ini. Kami punya banyak kemudahan bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.

Pemimpin Cabang BNI Kediri, Enrico Annas mengatakan, kerjasama antar lembaga ini sebagai bentuk komitmen BNI sebagai bank BUMN yang tidak hanya dituntut untuk mengejar profit, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Untuk itulah, dirinya mengaku sangat senang bisa bekerja sama dengan GP Ansor dan RS HVA Toelongredjo.

“Kami dari BNI siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Bahkan, dengan GP Ansor kami sudah memiliki kerja sama, dan dengan RS HVA Toelongredjo juga sudah, tapi sekarang kita BNI, dan GP Ansor, serta RS HVA Toelongredjo menjalin sinergi bersama,” katanya.

Dengan MOU ini, lanjutnya, ke depan BNI siap berkolaborasi dan berkolabo-aksi. Salah satu di antaranya melalui penerbitan anggota Ansor. KTA tersebut sekaligus untuk mengakses benefit layanan dan beberapa harga khusus yang diberikan oleh RS HVA Toelongredjo kepada anggota GP Ansor.

“Insya Allah nanti dengan kerja sama ini, anggota GP Ansor bisa menikmati potongan harga jika membutuhkan layanan di RS HVA Toelongredjo. Kami dari BNI akan membuat Program yang bisa memberikan benefit bagi pemilik Kartu Anggota Ansor. Misal ke depan, ada toko bahan pokok milik anggota GP Ansor di tingkat kecamatan yang ditunjuk dan transaksi para anggota Ansor ini tentunya pakai layanan BNI,” katanya.

Di tempat sama, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kediri, Gus Rizmi Haitami, menyatakan, sangat antusias dengan kerja sama yang terjalin antara GP Ansor Kabupaten Kediri, RS HVA Toelongredjo, dan BNI Kediri. Dengan kerjasama ini, anggota GP Ansor bisa mendapatkan diskon 33 persen untuk rawat jalan, diskon 25 persen untuk rawat inap, dan diskon 10 persen untuk perawatan gigi dan lainnya.

“Jadi hari ini, kami ingin sahabat GP Ansor bukan hanya maju di bidang keagamaan, tapi di kesehatan. Sebab antara RS HVA dan BNI sama-sama menyehatkan, jika HVA menyehatkan kondisi badan tapi BNI menyehatkan dari sisi keuangan. Alhamdulillah dari bidang ekonomi, kita juga mendapat kemudahan dari BNI, melalui Program Permodalan KUR,” katanya.

Saat ini jumlah anggota GP Ansor Kabupaten Kediri lebih dari 5 ribu orang. Dengan demikian, ada berbagai manfaat yang dapat di mana kader GP Ansor Kabupaten Kediri tak hanya berkualitas secara keagamaan, tetapi juga di bidang kesehatan, dan ekonomi. Bahkan, kemudahan layanan tersebut tidak hanya untuk pemegang KTA GP Ansor Kabupaten Kediri, melainkan keluarga dalam satu KK juga bisa menikmatinya. Akan tetapi, kemudahan layanan tersebut tidak berlaku bagi anggota yang sudah tercover oleh BPJS. [nm/ted].


Apa Reaksi Anda?

Komentar