Pendidikan & Kesehatan

GMBU Buka Posko Pengaduan PPDB, Warga Keluhkan Sistem Zonasi

Surabaya (beritajatim.com) – Posko PPDB 2019 dari Generasi Muda Bibit Unggul (GMBU) Kota Surabaya telah dibuka. Belasan warga datang untuk mendaftarkan anaknya tingkat SMA/SMK maupun melakukan pengaduan terkait sistem PPDB tahun 2019 khususnya PPDB Jatim.

Beberapa diantaranya ada yang mulai menitipkan berkas persyaratan pendaftaran untuk jenjang SMP. Karena jenjang SMP belum dibuka, maka pada hari pertama posko PPDB GMBU menerima pendampingan pendaftaran jenjang SMA.

Diantara warga yang datang, ada yang mengeluhkan sistem penerimaan yang terlalu memudahkan bagi para pendaftar terutama bagi siswa yang mendapatkan nilai UN rendah, namun dekat dari sekolah dapat memasuki peringkat calon siswa baru tingkat SMA/SMK di peringkat atas.

Ketua GMBU Yunus mengatakan bahwa sistem ini cukup membuat bingung wali murid dan juga banyak membuat kecewa banyak siswa yang mendapatkan nilai UN pada kisaran angka 230.00 hingga 270.00.

“Banyak wali murid mengeluhkan bahwa anaknya merasa kecewa karena mendapatkan nilai UN di kisaran tengah (230.00 hingga 270.00) menjadi tidak dapat masuk ke sekolah yang sesuai dengan keinginan dan jarak mereka yang cukup jauh dari sekolah”, tutur Yunus melalui siaran pers, Selasa (18/6/2019).

Kurangnya pemahaman pada murid ataupun walinya membuat sistem ppdb tahun ini sedikit terjadinya kesalahpahaman. Beberapa diantaranya menilai yang penting jarak rumah dekat, akan masuk di sekolah tersebut.

Dalam pembukaan Posko di hari pertama, sudah ada 5 siswa yang didaftarkan di sekolah yang sesuai dengan kemampuan jarak maupun nilai UN. [adg/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar