Pendidikan & Kesehatan

Gerakan BEM 4 Kampus di Surabaya Apresiasi Tenaga Medis

Surabaya (beritajatim.com) – Surabaya Epik merupakan gerakan mahasiswa yang turut andil dalam upaya penanggulangan Covid-19 melalui pemberian Gift Package untuk para tenaga medis. Gerakan yang disingkat SEPIK ini digawangi oleh 4 BEM, yaitu BEM UK Petra, BEM Ubaya, BEM Universitas Katolik Widya Mandala dan Staff khusus Biro Mahasiswa dan Alumni Universitas Ciputra.

“Ini merupakan acara kegerakan mahasiswa di kota Surabaya yang tujuannya mengapresiasi para tenaga medis berjuang menghadapi pandemi Covid-19. Ke-empat BEM yang menginisiator gerakan ini adalah BEM UK Petra, BEM Ubaya, BEM Universitas Katolik Widya Mandala dan Staff khusus Biro Mahasiswa dan Alumni Universitas Ciputra. Kami juga didukung penuh oleh Yayasan Pelangi Hidup Bersama (YPHB),” urai Ricky Ciputra selaku Ketua BEM UK Petra, Senin (21/12/2020).

Kegiatan ini berlangsung sejak 10 November hingga 21 November 2020. Beragam kegiatan diantaranya social media movement, lomba cipta lagu apresiasi, penggalangan dana untuk pemberian gift package dan malam puncak webinar bersama Bu Risma dan Tenaga Medis.

Sebanyak 17 BEM lainnya yang ikut berpartisipasi dalam SEPIK. Adalah BEM Universitas Narotama, BEM ITS, BEM Universitas Negeri Surabaya, BEM UK Darma Cendika, BEM Widya Kartika, BEM Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), BEM PPNS, BEM FK Hang Tuah, BEM KM Psikologi UNAIR, BEM ISTTS, BEM STIKES Hang Tuah, BEM Ottimmo, BEM FISIP UNTAG, BEM Psikologi UNTAG, BEM STIE Perbanas, BEM Universitas Bhayangkara dan BEM FEB UNTAG.

Social media movement berisikan ucapan terimakasih berupa video dengan durasi 1-3 menit kepada tenaga medis di Kota Surabaya. Dimulai sejak tanggal 10 November hingga 19 Desember 2020 dilaksanakan melalui media sosial yaitu Instagram, TikTok, dan Twitter. Menggunakan hastag #TerimakasihPahlawanku dan #WaniSepikUp, ucapan ini mencapai 1000 lebih.

Ricky Ciputra yang biasa dipanggil Ricip ini menceritakan bahwa penggalangan dana mencapai Rp 100 juta lebih dan masih akan berlangsung hingga hari ini. Anak-anak muda ini berhasil membuat 5000 gift package yang telah dibagikan secara bertahap sebelum malam Natal pada 20 RS rujukan COVID-19 di Surabaya.

Gift package bagi para tenaga medis ini berisikan kartu ucapan, masker, produk kecantikan, snack, mealbox (makanan), minuman, dan vitamin. “Ini bentuk support yang luar biasa dari anak-anak muda kepada kami sebagai tenaga medis,” ungkap dr Billy SpB, dokter spesialis bedah yang juga menjabat sebagai kepala bidang keperawatan RSUD dr.M. Soewandhi saat menerima kehadiran perwakilan panitia SEPIK!.

Sementara itu ketua acara ini, Gabriella Gunawan, menambahkan untuk lomba cipta lagu ini bersifat gratis dan terbuka untuk umum. Lagu berdurasi 2-5 menit yang dibuat oleh masyarakat Surabaya ini bertemakan apresiasi pada pahlawan di negeri ini. Khususnya garda depan kesehatan yang dibuka pendaftarannya mulai 10 November – 15 Desember secara daring melalui Instagram SEPIK!.

“Animo sangat luar biasa, terkumpul 15 tim dan akan diumumkan pemenangnya pada saat malam puncak acara hari Senin tanggal 21 Desember 2020,” tambah Gabriella.

Puncak acara yang digelar pada hari ini menghadirkan Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T. (Walikota Surabaya) dan Dr. dr. Brahmana Askandar, SpOG (K) (Ketua IDI Surabaya) sebagai pembicaranya. Walikota Surabaya periode 2010-2020 itu akan sharing suka-duka perjalanan membangun kota Surabaya.

Tak lupa Risma juga akan menitipkan harapannya pada anak muda yang akan melanjutkan perjuangan di Kota Surabaya. Sedangkan kepala IDI Surabaya akan memberikan update terbaru seputar kondisi covid-19 serta mengingatkan mengenai pentingnya menjaga protokol kesehatan. [adg/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar