Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Gelontorkan Rp19 Miliar, Dindik Ponorogo Bakal Perbaiki 18 Sekolah Rusak

Kabid Pembinaan SD Dindik Kabupaten Ponorogo, Edy Suprianto(Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo bakal melakukan rehabilitasi bangunan sekolah dasar (SD) negeri yang rusak. Anggaran perbaikan itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022. Tercatat, ada 18 titik yang akan direhabilitasi menggunakan DAK tahun 2022.

Dari jumlah tersebut, total biayanya mencapai Rp19 miliar. “Ada anggaran perbaikan tahun ini dari DAK 2022. Jumlahnya sebanyak 18 titik dengan nilai mencapai Rp 19 miliar,” kata Kabid Pembinaan SD Dindik Kabupaten Ponorogo, Edy Suprianto, Selasa (26/7/2022).

Edy menyebut bahwa pihaknya sudah melakukan peninjauan ke lapangan, dengan konsultan, pengawas dan pelaksana. Di antaranya ke SDN 2 Trisono, SDN 3 Lembah, SDN 3 Bekare dan di SDN 2 Sukorejo. “Untuk tahapannya akan dilakukan pengecekan oleh konsultan pada 25 hingga 28 Juli 2022. Selanjutnya akan dilakukan pengerjaan fisik,” kata mantan kepala SMPN Mlarak tersebut.


Kerusakan yang mendapatkan rehabilitasi ini, kata Edy, bangunan SD yang mengalami rusak sedang hingga berat. Rata-rata yang akan dibangun adalah ruang kelas dan kamar mandi. Ada juga perbaikan untuk ruang kepala sekolah. “Kerusakan di 18 titik ini mulai rusak sedang, hingga berat,” katanya.

Sebanyak 18 titik yang mendapatkan rehabilitasi merupakan usulan dari Dindik Kabupaten Ponorogo pada 2021 melalui aplikasi Krisna. Tahun lalu, Dindik Kabupaten Ponorogo ada 40 titik yang diusulkan perbaikan. Mulai dari kerusakan ringan hingga kerusakan yang berat.

Namun, yang terealisasi dibiayai oleh negara hanya 18 titik. “Tahun lalu yang diusulkan ada 40 titik, mulai dari kerusakan ringan hingga berat. Jadi yang terealisasi hanya 18 titik,” pungkas Edy. [end/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar