Pendidikan & Kesehatan

Gelar Resepsi Nikah Sudah Boleh di Bojonegoro

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akhirnya memperbolehkan warga yang hendak menggelar hajatan atau resepsi pernikahan. Dengan catatan tetap menggunakan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan bahwa Pemkab Bojonegoro tidak mencabut peraturan larangan pengumpulan masa dalam masa pandemi ini. Namun, masyarakat boleh menggelar hajatan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami mengizinkan dalam masa transisi menuju new normal ini masyarakat menggelar acara hajatan, tahlilan, pernikahan, sunatan, tetapi perlu diingat harus tetap ada pembatasan jumlah tamu yang hadir dan tetap menggunakan protokol kesehatan Covid-19,” ujar bupati saat menggelar sambang desa di Kecamatan Margomulyo, Kamis (2/7/2020).

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro Ani Pujiningrum mengatakan, masa transisi new normal ini masyarakat sudah boleh menggelar hajatan maupun resepsi pernikahan dengan syarat harus tetap menggunakan protokol kesehatan penanganan Covid-19,” tambahnya sesuai website Pemkab Bojonegoro.

Dijelaskan, dalam masa transisi new normal ini masyarakat sudah bisa menggelar acara yang melibatkan banyak orang, namun jumlahnya dibawah seratus orang. Selain itu, tetap mengatur jarak antar tamu, memakai masker, harus ada sarana dan prasarana cuci tangan serta handsanitizer di tempat acara tersebut.

Sekadar diketahui, selama masa transisi menuju new normal, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih ada penambahan. Per 2 Juli 2020 total secara kumulatif sebanyak 142 orang positif dengan rincian, 83 orang dirawat, 45 orang sembuh dan 14 orang meninggal dunia. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar